BeritaDaerahHeadlinePadang Panjang

ISPU 163,943 Masih Tak Sehat, Padang Panjang Perpanjang Pembelajaran dari Rumah hingga 18 September

×

ISPU 163,943 Masih Tak Sehat, Padang Panjang Perpanjang Pembelajaran dari Rumah hingga 18 September

Sebarkan artikel ini
ISPU 163,943 Masih Tak Sehat, Padang Panjang Perpanjang Pembelajaran dari Rumah hingga 18 September
KUALITAS UDARA MASIH MEMBURUK— Aktivitas warga di Kota Padang Panjang saat kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat. Pemko Padang Panjang memperpanjang penyesuaian kegiatan pembelajaran pada 17–18 September 2026 demi melindungi kesehatan peserta didik. (FOTO: Dok. Diskominfo Padang Panjang)

PADANG PANJANG, POLIKATA.COM— Kualitas udara di Kota Padang Panjang yang masih berada pada kategori tidak sehat membuat Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang memperpanjang penyesuaian kegiatan pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. Kebijakan ini diberlakukan selama dua hari, Kamis hingga Jumat (17–18/9/2026), sebagai langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.

Perpanjangan kebijakan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara di Kota Padang Panjang dan wilayah sekitarnya. Kondisi itu dinilai perlu mendapat perhatian serius karena anak-anak termasuk kelompok yang lebih rentan terhadap dampak paparan udara dengan kualitas buruk.

Berdasarkan laporan hasil uji UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perumahan, Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kota Padang Panjang, hasil pengujian per 16 September 2026 menunjukkan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 163,943.

Baca Juga  Baliho Rusak dan Tak Berizin Disikat Satpol PP dan Damkar Padang Panjang 

Angka tersebut masuk kategori tidak sehat. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak.

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengatakan, penyesuaian kegiatan pembelajaran merupakan langkah bersama untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik selama kondisi kualitas udara belum kembali membaik.

“Harapan kita kondisi udara segera membaik sehingga kegiatan pembelajaran dapat kembali berjalan seperti biasa. Untuk sementara, mari kita bersama-sama menjaga kesehatan anak-anak, membatasi aktivitas di luar rumah dan mengikuti arahan yang telah ditetapkan,” ujar Hendri.

Ia juga mengajak para orang tua untuk mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah. Orang tua diminta memastikan aktivitas anak di luar ruangan dibatasi, terutama ketika kondisi kualitas udara masih belum memungkinkan untuk kegiatan di luar rumah.

Baca Juga  Arry Yuswandi: Anak Binaan PSBR Harus Siap Bersaing di Dunia Kerja

Pemko Padang Panjang juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara belum membaik. Bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker dianjurkan sebagai salah satu langkah perlindungan.

Masyarakat juga diminta memantau kondisi kesehatan masing-masing, khususnya anak-anak. Apabila muncul keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan paparan udara berkualitas buruk, warga diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Pemko berharap kondisi kualitas udara segera kembali membaik sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan secara normal. Selama masa penyesuaian, dukungan orang tua dan seluruh masyarakat dinilai penting agar perlindungan kesehatan anak tetap menjadi perhatian bersama. (*)