DHARMASRAYA, POLIKATA.COM — Semangat perjuangan dan keberagaman masyarakat mewarnai Pawai Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Blok E Sitiung 1, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, Selasa (18/8/2026).
Pawai berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreativitas masyarakat. Salah satu atraksi yang paling mencuri perhatian adalah teatrikal Battle of Surabaya yang menggambarkan heroisme rakyat Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam pertunjukan tersebut, sosok Bung Tomo dihadirkan untuk menghidupkan kembali suasana perjuangan rakyat Surabaya menghadapi pasukan Sekutu yang diboncengi Belanda pada 10 November 1945.
Adegan teatrikal itu tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan tentang keberanian, persatuan dan pengorbanan para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan. Peristiwa heroik 10 November 1945 tersebut kemudian dikenang setiap tahun sebagai Hari Pahlawan.
Pawai semakin semarak karena melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Unsur budaya, perjuangan, kreativitas dan kebersamaan berpadu dalam satu rangkaian kegiatan yang menggambarkan semangat masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani hadir langsung untuk membuka, melepas sekaligus menyaksikan rangkaian Pawai Kemerdekaan tersebut. Ia mengapresiasi kreativitas masyarakat Tiumang yang mampu mengemas peringatan kemerdekaan dengan menonjolkan nilai sejarah dan persatuan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, Bupati Annisa mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 juta. Dukungan itu rencananya ditingkatkan menjadi Rp50 juta untuk pelaksanaan Pawai Kemerdekaan pada tahun depan.
Menurut Annisa, kegiatan semacam itu memiliki arti penting karena tidak hanya menjadi sarana masyarakat merayakan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman.
“Pawai ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan semangat kemerdekaan sekaligus memperkuat kebersamaan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran Bupati Annisa juga menciptakan suasana semakin hangat. Ia tidak hanya menyaksikan pawai dari tempat khusus, tetapi turut berbaur bersama masyarakat Blok E tanpa sekat.
Warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengabadikan momen bersama Bupati Annisa. Kehadiran kepala daerah perempuan tersebut menjadi perhatian tersendiri dan menciptakan interaksi yang akrab antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan. Dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, pawai tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong warga Tiumang dalam memeriahkan bulan kemerdekaan.
Hadir dalam kegiatan itu Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo, Danramil 10/Koto Baru Kapten CKE Jarman, Kepala Dinas Budparpora Dharmasraya H. Reno Lazuardi, Anggota DPRD Dharmasraya Bayu Irawan, Camat Tiumang Marjilis, serta Wali Nagari Tiumang Zulkifli.
Pawai Kemerdekaan di Tiumang menjadi gambaran bahwa kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga dirayakan bersama. Melalui sejarah, budaya, kreativitas dan gotong royong, masyarakat menunjukkan bahwa semangat persatuan tetap menjadi kekuatan utama dalam mengisi kemerdekaan Indonesia. (*)
















