BeritaHeadlineOlahragaPadang

Semen Padang FC Dipermalukan Persik 0-3, Kado Perpisahan Paling Pahit untuk Liga 2

×

Semen Padang FC Dipermalukan Persik 0-3, Kado Perpisahan Paling Pahit untuk Liga 2

Sebarkan artikel ini
HANCUR LEBUR- Stadion GOR Haji Agus Salim kembali menjadi saksi bisu terpuruknya sang tuan rumah. Pada laga Jumat (8/5/2026) sore, Semen Padang FC dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3 dari tim tamu, Persik Kediri. Hasil ini tidak hanya mengecewakan ribuan pendukung setia Kabau Sirah, tetapi juga memperpanjang rekor kelam tim dengan enam kekalahan beruntun di kompetisi BRI Liga 1.

PADANG, POLIKATA.COM- Stadion GOR Haji Agus Salim kembali menjadi saksi bisu terpuruknya sang tuan rumah. Pada laga Jumat (8/5/2026) sore, Semen Padang FC dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3 dari tim tamu, Persik Kediri.

Hasil ini tidak hanya mengecewakan ribuan pendukung setia Kabau Sirah, tetapi juga memperpanjang rekor kelam tim dengan enam kekalahan beruntun di kompetisi BRI Liga 1.

Bagi Semen Padang, hasil memilukan ini semakin mempertegas nasib mereka yang sudah dipastikan turun kasta ke Liga 2 musim depan.

Sebaliknya, kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi tim tamu, karena tambahan tiga poin resmi memastikan skuad berjuluk Macan Putih aman dari ancaman degradasi musim ini.

Persik Kediri datang dengan motivasi tinggi untuk mengamankan posisi di klasemen, didukung oleh rekor pertemuan yang dominan atas tim asal Sumatera Barat tersebut. Sebaliknya, Semen Padang yang bermain di bawah tekanan suporter sendiri tampil kurang maksimal, bahkan sudah dipastikan terdegradasi sebelum laga ini.

Baca Juga  PSBS Biak vs Semen Padang FC: Debut Perdana, Misi Berat Imran Nahumarury dari Ancaman Degradasi

Hasil 0-3 ini mempertegas dominasi Persik Kediri atas Semen Padang. Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Kabau Sirah, yang diharapkan bisa memberikan perlawanan maksimal di laga kandang terakhir mereka musim ini.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Persik Kediri langsung mengambil inisiatif serangan. Dominasi permainan yang ditunjukkan oleh anak asuh Marcos Reina membuat pertahanan Semen Padang kewalahan.

Persik membuka keunggulan melalui aksi Jose Enrique Rodriguez yang berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Semen Padang mencoba bangkit. Namun, serangan balik cepat Persik kembali membuahkan hasil. Jose Enrique mencetak gol keduanya (brace) dalam laga ini, memperbesar keunggulan menjadi 2-0.

Belum puas dengan dua gol, Persik mengunci kemenangan melalui gol dari Adrian Luna. Skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Masalah Lini Pertahanan dan Serang

Secara matematis, Semen Padang FC sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan. Kekalahan dari Dewa United pada pekan sebelumnya (Pekan 31) menjadi vonis resmi, sehingga laga melawan Persik Kediri ini hanya bersifat formalitas bagi martabat tim.

Baca Juga  Habib Ja'far Sebut 3 Tanda Vidi Aldiano Meninggal dalam Keadaan Baik

Kekalahan ini menggenapi catatan enam kekalahan berturut-turut yang diderita Kabau Sirah di penghujung musim. Tren negatif ini dimulai sejak pekan ke-27 hingga pekan ke-32 Super League 2025/2026.

Statistik musim ini Semen Padang hanya mencatat rata-rata kemenangan sebesar 17% sepanjang musim.

Statistik lainnya juga menunjukkan kerapuhan yang luar biasa di  lini pertahanan dan serang.

1. Kebobolan: Dalam 6 laga terakhir, gawang Semen Padang sudah jebol sebanyak 12 kali.

2. Kemandulan: Tim hanya mampu mencetak 1 gol dalam 6 pertandingan terakhir tersebut.

3. Laga Kandang: Kekalahan 0-3 di Stadion Haji Agus Salim ini menjadi salah satu skor kekalahan terbesar mereka di markas sendiri musim ini. (*)