BeritaHeadlineOlahraga

Semen Padang Resmi Turun Kasta! Gol Tunggal Noah Sadaoui Segel Nasib Buruk Kabau Sirah

×

Semen Padang Resmi Turun Kasta! Gol Tunggal Noah Sadaoui Segel Nasib Buruk Kabau Sirah

Sebarkan artikel ini
TURUN KASTA - Awan mendung bergelayut di atas skuat Semen Padang FC. Mimpi buruk yang selama ini dihindari kini menjadi kenyataan. Kekalahan tipis 1-0 dari Dewa United di Banten International Stadium, Minggu (3/5/2026) malam, bukan sekadar kehilangan tiga poin, melainkan lonceng kematian yang menandakan kepulangan tim berjuluk "Kabau Sirah" ke kasta kedua, Liga 2.

SERANG, POLIKATA.COM – Awan mendung bergelayut di atas skuat Semen Padang FC. Mimpi buruk yang selama ini dihindari kini menjadi kenyataan. Kekalahan tipis 1-0 dari Dewa United di Banten International Stadium, Minggu (3/5/2026) malam, bukan sekadar kehilangan tiga poin, melainkan lonceng kematian yang menandakan kepulangan tim berjuluk “Kabau Sirah” ke kasta kedua, Liga 2.

Semen Padang FC dipastikan menjadi tim kedua yang terdegradasi ke Liga 2 untuk musim 2026/2027. Kabau Sirah menyusul PSBS Biak yang sudah lebih dulu dipastikan turun kasta pada 2 Mei 2026 sebagai tim pertama yang degradasi musim ini.

Saat ini, Semen Padang berada di peringkat ke-17 dari 18 peserta.

Gol tunggal Noah Sadaoui pada menit ke-31 seolah menjadi paku terakhir di peti mati perjuangan anak-anak Minang musim ini. Meski tampil spartan sepanjang babak kedua, ketidakmampuan Semen Padang mengonversi peluang menjadi gol mencerminkan masalah kronis yang menghantui mereka sepanjang musim BRI Super League 2025/2026.

Baca Juga  Semen Padang di Ambang Degradasi, Imran Nahumarury Beri Pesan Mengharukan untuk Fans

Sejak peluit awal dibunyikan, tekanan beban mental terlihat jelas di pundak para pemain Semen Padang. Kekalahan ini membuat posisi mereka terpaku di zona merah, dengan selisih poin yang secara matematis kini mustahil untuk mengejar tim di batas aman degradasi dengan sisa laga yang ada.

Tangis haru beberapa pemain di lapangan usai peluit panjang dibunyikan menjadi pemandangan memilukan. Para pemain tak bisa menyembunyikan kekecewaan mendalam.

Degradasi Semen Padang menjadi pukulan telak bagi peta sepak bola nasional, khususnya di Pulau Sumatera. Sebagai salah satu tim legendaris dengan basis massa yang militan, hilangnya Semen Padang dari kasta tertinggi berarti hilangnya representasi kuat dari ranah Minang di kancah elit sepak bola Indonesia.

Baca Juga  Tugas Berat Imran Nahumarury Sebagai Pelatih Baru Semen Padang FC

Manajemen dan tim pelatih kini dihadapkan pada tugas berat: bukan lagi sekadar bertahan, melainkan bagaimana menyiapkan mental pemain untuk menghadapi sisa pertandingan formalitas dan merancang cetak biru untuk segera bangkit dari Liga 2 musim depan.

Di sisi lain, kekalahan malam ini mencatatkan rekor buruk tambahan bagi Semen Padang dalam urusan laga tandang. Dengan hanya mengandalkan serangan balik yang mudah dibaca, mereka gagal menembus tembok kokoh Dewa United.

Kini, pendukung setia mereka, The Kmers dan Spartacks harus menerima kenyataan pahit bahwa musim depan Stadion GOR Haji Agus Salim hanya akan menggelar pertandingan kasta kedua. (red)