BeritaDaerahSolok Selatan

Pilwana Serentak Solok Selatan 7 Oktober, Pemkab Pastikan Calon dan Logistik Siap

×

Pilwana Serentak Solok Selatan 7 Oktober, Pemkab Pastikan Calon dan Logistik Siap

Sebarkan artikel ini
Pilwana Serentak Solok Selatan 7 Oktober, Pemkab Pastikan Calon dan Logistik Siap
EVALUASI PILWANA— Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Solok Selatan Efi Yandri memimpin Rapat Evaluasi Tahapan Pelaksanaan Pilwana se-Kabupaten Solok Selatan di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Rabu (23/9/2026). Evaluasi membahas kesiapan administrasi, teknis, PAW anggota Bamus, serta pencetakan surat suara menjelang pemungutan suara 7 Oktober 2026. (FOTO: Dok. Diskominfo Solsel)

SOLSEL, POLIKATA.COM— Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus mematangkan persiapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan pelaksana di tingkat nagari, kelengkapan administrasi, hingga persiapan teknis dan logistik menjelang hari pemungutan suara.

Bupati Solok Selatan melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Solok Selatan, Efi Yandri, mengatakan seluruh tahapan Pilwana terus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan menetapkan calon wali nagari sekaligus nomor urut masing-masing calon.

Hal itu disampaikan Efi saat memimpin Rapat Evaluasi Tahapan Pelaksanaan Pilwana se-Kabupaten Solok Selatan di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Rabu (23/9/2026).

“Sangat penting untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menyukseskan setiap tahapan Pilwana, termasuk memastikan kelengkapan administrasi dan kesiapan teknis menjelang hari pemungutan suara,” kata Efi.

Baca Juga  Rakor Pemprov Sumbar dan Pemkab Solsel: Gubernur Soroti Potensi Besar Sektor Pariwisata di Solok Selatan

Penetapan calon wali nagari dan nomor urut dijadwalkan berlangsung Kamis (24/9/2026). Sementara pemungutan suara Pilwana Serentak 2026 akan digelar pada Rabu (7/10/2026).

Efi menekankan, seluruh unsur yang terlibat perlu meningkatkan koordinasi agar setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan. Evaluasi dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan Pilwana.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Nagari sekaligus Ketua Pelaksana Pilwana 2026, Joni Pardilo, mengatakan pihaknya terus memastikan proses Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota Badan Musyawarah (Bamus) dapat dituntaskan.

Langkah tersebut diperlukan karena terdapat anggota Bamus yang ikut mencalonkan diri sebagai wali nagari. Kondisi itu membutuhkan penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku agar tidak mengganggu proses penyelenggaraan Pilwana.

Baca Juga  TP-PKK Kota Padang Tampil Maksimal di Jambore PKK Sumbar, Bawa Pesan Edukasi STBM dan Stunting

“Selain itu, kesiapan dalam percetakan surat suara juga menjadi perhatian. Seluruh pihak terkait diminta memastikan proses pencetakan dan kebutuhan logistik Pilwana dapat berjalan sesuai jadwal, sehingga tidak mengganggu tahapan pemungutan suara pada 7 Oktober mendatang,” tegas Joni.

Menurutnya, kesiapan logistik menjadi salah satu bagian penting yang harus dipastikan sejak awal. Dengan demikian, seluruh kebutuhan pemungutan suara dapat tersedia tepat waktu di masing-masing lokasi pelaksanaan.

Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemkab Solok Selatan kembali mendorong seluruh panitia dan pihak terkait memperkuat koordinasi serta memastikan setiap tahapan Pilwana dilaksanakan sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Pilwana Serentak 2026 agar berjalan tertib dan sesuai dengan tahapan yang telah disusun. (*)