Berita

Ketuk Pintu Rumah Warga, Petugas Koto Tangah Data Perlinsos Lansia dan Disabilitas

×

Ketuk Pintu Rumah Warga, Petugas Koto Tangah Data Perlinsos Lansia dan Disabilitas

Sebarkan artikel ini
JEMPUT BOLA PERLINSOS— Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Koto Tangah, Wahyudi Edwar bersama Ketua TP-PKK Kelurahan Batipuah Panjang, Refi Putra Herianto, saat mendatangi langsung rumah warga lansia untuk pendaftaran perlindungan sosial di RW 11 Kelurahan Batipuah Panjang, Padang, Selasa (18/8/2026). Aksi door-to-door ini dilakukan untuk mempermudah kelompok rentan yang memiliki keterbatasan mobilitas. (FOTO: Dok. Humas Pemko Padang)

PADANG, POLIKATA.COM — Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Kecamatan Koto Tangah bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kelurahan Batipuah Panjang menggelar aksi jemput bola pendaftaran perlindungan sosial (perlinsos) bagi kelompok rentan pada Selasa, 18 Agustus 2026. Langkah proaktif ini dipusatkan di kawasan RW 11 dan RW 17 Kelurahan Batipuh Panjang dengan menyasar warga lanjut usia (lansia) serta penyandang disabilitas.

Aksi lapangan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Koto Tangah, Wahyudi Edwar, bersama jajaran staf. Mereka bergerak menyisir pemukiman warga didampingi Ketua TP-PKK Kelurahan Batipuah Panjang, Refi Putra Herianto, beserta para kader setempat. Strategi taktis ini sengaja diambil guna memastikan seluruh warga yang memiliki keterbatasan fisik dan kendala mobilitas tetap masuk dalam basis data kesejahteraan sosial nasional.

Baca Juga  Manjakan Pecinta Buku, Perpustakaan Kota Padang Buka Layanan Akhir Pekan

Kasi Kesos Kecamatan Koto Tangah, Wahyudi Edwar, menegaskan bahwa program ini merupakan pengejawantahan nyata dari komitmen Pemko Padang yang harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat miskin dan rentan.

“Kehadiran kami langsung di tengah-tengah masyarakat, khususnya para lansia dan penyandang disabilitas, adalah wujud komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan hak perlindungan sosial,” ujar Wahyudi di sela-sela pendataan.

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan menerapkan pendekatan humanis dengan mengetuk langsung pintu rumah-rumah warga (door-to-door). Format pelayanan ini dirancang khusus untuk memotong jalur birokrasi, sehingga warga rentan tidak perlu lagi mengorbankan waktu dan tenaga fisik yang besar untuk datang ke kantor kelurahan setempat.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PKK Kelurahan Batipuah Panjang, Refi Putra Herianto, menggarisbawahi bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama agar program jaminan dan bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah bisa tepat sasaran.

Baca Juga  Fadly Amran Dukung Pertukaran Pelajar YARI-Finlandia untuk Perluas Wawasan Global

“Pendataan jemput bola ini merupakan langkah nyata TP PKK Kelurahan Batipuh Panjang untuk hadir memberikan perhatian dan kepedulian. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang rentan mendapatkan akses layanan perlindungan sosial dengan mudah,” ungkap Refi.

Melalui kolaborasi erat antara pihak kecamatan dan kader penggerak PKK di tingkat kelurahan ini, Pemko Padang berharap tingkat validasi dan akurasi data kemiskinan daerah semakin kokoh. Dengan data yang terus diperbarui secara riil di tingkat basis, program jaring pengaman sosial ke depan diproyeksikan dapat tersalurkan secara lebih efisien dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan. (*)