BeritaDaerahHeadlinePayakumbuh

Kebakaran Padang Tiakar Payakumbuh: 6 Rumah Rusak Berat, Pemko Kembali Salurkan Bantuan

×

Kebakaran Padang Tiakar Payakumbuh: 6 Rumah Rusak Berat, Pemko Kembali Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Padang Tiakar Payakumbuh: 6 Rumah Rusak Berat, Pemko Kembali Salurkan Bantuan
PENYALURAN BANTUAN- Pemko Payakumbuh melalui BPBD, Dinas Sosial, dan Kecamatan Payakumbuh Timur menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Padang Tiakar, Minggu (16/8/2026). Kebakaran sehari sebelumnya menyebabkan enam rumah rusak berat dan berdampak terhadap 24 jiwa. (FOTO: Dok. Diskominfo Payakumbuh)

PAYAKUMBUH, POLIKATA.COM — Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menyalurkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran di Kelurahan Padang Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Minggu (16/8/2026). Bantuan tersebut menjadi bagian dari penanganan lanjutan setelah kebakaran menghanguskan dan merusak berat enam rumah pada Sabtu malam.

Penyaluran bantuan dilakukan setelah Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bersama jajaran pemerintah daerah meninjau lokasi kebakaran pada malam kejadian. Atas arahan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, pemerintah daerah langsung menginstruksikan perangkat terkait untuk mengidentifikasi kebutuhan para korban.

Pada Minggu pagi, Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh Defitra, Kepala Dinas Sosial Yonrefli, dan Camat Payakumbuh Timur Yopie Kurniawan kembali mendatangi lokasi. Mereka menyerahkan paket sembako dan sejumlah kebutuhan rumah tangga kepada enam kepala keluarga (KK) korban kebakaran.

Bantuan juga diberikan kepada satu keluarga lain yang turut terdampak peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh Defitra mengatakan, penyaluran bantuan merupakan tindak lanjut dari peninjauan Wakil Wali Kota pada malam kebakaran.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Defitra.

Menurutnya, penanganan pascakebakaran tidak berhenti pada upaya pemadaman dan pendataan kerusakan bangunan. Pemerintah juga perlu memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa pemulihan.

“BPBD akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Prinsipnya, kami ingin memastikan warga tidak menghadapi musibah ini sendirian dan kebutuhan penanganan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Baca Juga  Kemendagri Pantau Dana TKD Tanah Datar, Alat Berat Baru Siap Pacu Pemulihan Pascabencana

Kepala Dinas Sosial Kota Payakumbuh Yonrefli menambahkan, kebutuhan korban pascakebakaran cukup beragam, tidak hanya makanan, tetapi juga perlengkapan rumah tangga.

“Karena itu, kami memberikan bantuan yang dapat langsung dimanfaatkan keluarga korban sambil terus melihat kebutuhan mereka berikutnya,” ujarnya.

Enam Rumah Rusak Berat, 24 Jiwa Terdampak

Kebakaran terjadi pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 19.20 WIB. Api menyebabkan enam rumah mengalami kerusakan berat dan berdampak terhadap enam KK atau 24 jiwa.

Dari jumlah tersebut, terdapat sembilan laki-laki dan 15 perempuan. Sebanyak tujuh di antaranya merupakan anak sekolah dan tiga lainnya masih bayi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Petugas pemadam kebakaran bersama BPBD, PLN, warga, serta pengurus RT dan RW berjibaku memadamkan api. Upaya tersebut berhasil mencegah kobaran api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Sementara itu, total kerugian material masih dalam proses pendataan dan penghitungan.

Warga yang rumahnya terdampak untuk sementara mengungsi di rumah keluarga atau kerabat.

Pemerintah Kota Payakumbuh bergerak sejak malam kejadian. Wakil Wali Kota Elzadaswarman turun langsung bersama Sekretaris Daerah Rida Ananda, BPBD, Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar, serta jajaran pemerintah daerah untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat.

Sekretaris Daerah Rida Ananda turut membantu menyediakan makan malam bagi para korban. Dinas Pekerjaan Umum membantu penerangan di lokasi, sedangkan BPBD menyiapkan kebutuhan tidur darurat.

Baca Juga  DAUN Syariah Festival, Gubernur Dorong Digitalisasi Industri Halal

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Payakumbuh juga turut memberikan bantuan spontan kepada korban.

Kepedulian terhadap keluarga yang terdampak turut datang dari Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Payakumbuh yang menyerahkan bantuan uang tunai kepada sejumlah keluarga korban.

Camat Payakumbuh Timur Yopie Kurniawan menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat semangat gotong royong untuk membantu keluarga yang terdampak.

“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami turut berduka yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan, kekuatan, dan kemudahan dalam menghadapi musibah ini,” kata Yopie.

Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya menjadi penguat solidaritas masyarakat, khususnya dalam menghadapi warga yang sedang tertimpa musibah.

“Di momentum Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81, kami berharap musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin memperkuat semangat gotong royong, kepedulian, dan empati terhadap sesama. Mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk saling membantu, menguatkan, dan bangkit bersama dalam menghadapi setiap cobaan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Payakumbuh bersama perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta unsur masyarakat selanjutnya akan melanjutkan pendataan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan keluarga korban dapat ditangani secara bertahap selama masa pemulihan. (*)