BeritaPadang

Cegah TB dari Keluarga, TP PKK Padang Asah Kader Lewat Lomba Penyuluhan

×

Cegah TB dari Keluarga, TP PKK Padang Asah Kader Lewat Lomba Penyuluhan

Sebarkan artikel ini
Cegah TB dari Keluarga, TP PKK Padang Asah Kader Lewat Lomba Penyuluhan
PENYULUHAN TB— Peserta Lomba Penyuluhan Tuberkulosis (TB) TP PKK Kota Padang menampilkan edukasi kesehatan menggunakan bahasa isyarat dalam rangka memperingati Hari Paru Sedunia di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aia Pacah, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan ini menjadi sarana meningkatkan kemampuan kader dalam menyampaikan edukasi TB kepada masyarakat. (FOTO: Dok. Humas Pemko Padang)

PADANG, POLIKATA.COM— Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya tuberkulosis (TB) terus diperkuat Tim Penggerak PKK Kota Padang. Salah satunya melalui Lomba Penyuluhan TB yang digelar dalam rangka memperingati Hari Paru Sedunia, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aia Pacah, Kota Padang, tersebut diikuti kader TP PKK dari seluruh kecamatan se-Kota Padang. Lomba menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan kader dalam menyampaikan edukasi kesehatan secara benar, komunikatif, menarik, dan mudah dipahami masyarakat.

Ketua TP PKK Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran mengatakan, kemampuan kader dalam menyampaikan informasi sangat menentukan keberhasilan edukasi kesehatan di tengah masyarakat.

“Lomba ini bukan hanya tentang bagaimana peserta menyampaikan materi, tetapi bagaimana pesan yang diberikan benar-benar dapat dipahami dan diterapkan oleh masyarakat,” tegas Dian.

Menurutnya, kader PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan lingkungan masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas kader dalam memberikan edukasi kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan, termasuk pencegahan TB.

Baca Juga  10 Tahun Bertahan, Uni Tina Sukses Sulap Lamang Tapai Jadi Ladang Cuan di Padang

Melalui lomba tersebut, para kader dilatih menyusun dan menyampaikan materi penyuluhan TB secara tepat. Materi yang disampaikan mencakup upaya mencegah penularan, mengenali gejala TB, pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan, hingga kepatuhan menjalani pengobatan sampai tuntas.

Dian berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah lomba selesai. Para kader diharapkan kembali ke lingkungan masing-masing dan meneruskan edukasi kepada keluarga serta masyarakat.

“Kader PKK berada dekat dengan keluarga dan masyarakat. Karena itu, kemampuan kader dalam memberikan edukasi kesehatan sangat penting agar informasi tentang TB dapat diterima dengan baik dan mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga  2 Pekan Ramadhan, Sejumlah Komoditas Pangan Turun Harga di Padang Panjang

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi kader untuk saling berbagi praktik penyuluhan yang efektif. Dengan demikian, pesan mengenai TB dan pentingnya menjaga kesehatan paru dapat disampaikan lebih luas di tengah masyarakat.

“Kita berharap setelah mengikuti lomba ini, para kader tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi membawa pengetahuan dan pengalaman yang didapat untuk terus memberikan penyuluhan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Selain meningkatkan kemampuan komunikasi kader, lomba tersebut diharapkan mampu memperkuat peran PKK sebagai penggerak kesehatan di tingkat keluarga dan masyarakat. Kader juga didorong membantu menemukan kasus TB lebih dini serta mengarahkan warga yang mengalami gejala untuk segera memeriksakan diri dan memperoleh penanganan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua II TP PKK Kota Padang Nova Raju Minropa serta seluruh peserta TP PKK dari kecamatan se-Kota Padang. (*)