PASAMAN BARAT, POLIKATA.COM — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Sebanyak 564 orang disiapkan untuk memperkuat keikutsertaan Pasaman Barat, sekaligus menjadi tuan rumah pertandingan dua cabang olahraga (cabor), yakni arung jeram dan grasstrack.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat teknis yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pasaman Barat bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan pengurus cabang olahraga (pengcabor) di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat (25/9/2026).
Kepala Dispora Pasaman Barat, Afkar, mengatakan jumlah tersebut terdiri atas kontingen utama dan atlet mandiri. Kontingen utama berjumlah 401 atlet, 46 pelatih, 40 official, dan tiga asisten pelatih. Selain itu, terdapat 74 atlet mandiri yang juga akan ambil bagian dalam Porprov XVI Sumbar.
“Kontingen utama terdiri atas 401 atlet, 46 pelatih, 40 official, dan tiga asisten pelatih. Selain itu, ada 74 atlet mandiri yang juga mengikuti Porprov. Dengan komposisi tersebut, jumlah yang tercatat dalam keseluruhan keikutsertaan Porprov mencapai 564 orang,” kata Afkar.
Menurutnya, rapat teknis tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh kebutuhan kontingen dapat dipersiapkan secara matang sebelum pertandingan dimulai.
Pembahasan meliputi kesiapan atlet, pelatih dan official, kebutuhan pendukung selama pertandingan, hingga koordinasi antara Pemkab Pasaman Barat, KONI dan masing-masing pengcabor.
Afkar menegaskan, koordinasi lintas pihak terus diperkuat agar berbagai kebutuhan kontingen dapat dituntaskan tepat waktu. Hal itu dinilai penting mengingat pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026 semakin dekat.
Di sisi lain, Pasaman Barat tidak hanya berstatus sebagai peserta, tetapi juga mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah dua cabor, yakni arung jeram dan grasstrack.
Kondisi venue pun menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah. Salah satu kawasan yang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan pertandingan berada di Peridon Siap Maju.
“Kesiapan venue menjadi perhatian penting karena kedua cabang olahraga memiliki kebutuhan teknis dan karakter arena yang berbeda. Pemerintah daerah bersama KONI dan pengcabor terus memastikan kondisi lokasi, lintasan, serta fasilitas pendukung dapat menunjang pertandingan yang aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Afkar menyebut, Porprov bukan hanya menjadi momentum bagi atlet Pasaman Barat untuk mengukur hasil pembinaan dan kemampuan di tingkat provinsi. Sebagai tuan rumah, daerah juga memiliki tanggung jawab memastikan pertandingan yang berlangsung di wilayah Pasaman Barat berjalan sesuai standar penyelenggaraan.
Karena itu, pemerintah daerah bersama KONI, pengcabor, pelatih, official dan seluruh unsur pendukung terus memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan.
“Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, pemerintah daerah, KONI, pengcabor, pelatih, official, dan seluruh unsur pendukung terus memperkuat koordinasi untuk memastikan kesiapan kontingen sekaligus mendukung kelancaran pertandingan yang berlangsung di wilayah Pasaman Barat,” katanya.
Porprov XVI Sumbar 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Pembukaan dijadwalkan berlangsung di Kota Solok, sementara pertandingan dilaksanakan di 12 kabupaten/kota yang telah ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan. (*)












