JAKARTA, POLIKATA.COM — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Tanjung Baru dan revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar. Untuk memastikan kedua program strategis tersebut berjalan sesuai target, Bupati Tanah Datar Eka Putra kembali berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI.
Koordinasi berlangsung di Ruang Rapat Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU RI, Jumat (21/8/2026). Bupati Eka Putra diterima Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Strategis Kuswara, Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Agung Hari Prabowo, serta Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Barat R. Rifi Firdaus Lustika.
Pertemuan tersebut secara khusus membahas kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai ditandai dengan groundbreaking pada September 2026.
Bupati Eka Putra mengatakan, persiapan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat terus menunjukkan kemajuan. Berbagai kebutuhan pembangunan saat ini dimatangkan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan DPRD Tanah Datar.
“Kami terus mempersiapkan segala sesuatunya agar rencana groundbreaking pada September mendatang dapat terlaksana sesuai target,” ujar Eka Putra.
Selain kesiapan pembangunan fisik, akses menuju kawasan Sekolah Rakyat juga menjadi perhatian Pemkab Tanah Datar. Pemerintah daerah merencanakan jalan masuk menuju kawasan sekolah memiliki lebar sekitar tujuh meter.
Eka Putra berharap peningkatan jalan provinsi yang menjadi akses utama menuju lokasi Sekolah Rakyat dapat segera mendapat dukungan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).
Menurutnya, akses jalan yang memadai menjadi bagian penting dalam menunjang keberadaan Sekolah Rakyat, terutama untuk memastikan mobilitas menuju kawasan pendidikan tersebut berjalan lancar.
“Kami berharap jalan provinsi yang menjadi akses utama menuju Sekolah Rakyat ini juga bisa segera mendapatkan perhatian melalui program IJD, karena akses jalan yang baik tentu sangat penting untuk mendukung keberadaan Sekolah Rakyat,” katanya.
Pasar Serikat C Juga Dimatangkan
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Eka Putra juga menyampaikan perkembangan rencana pembangunan Pasar Serikat C Batusangkar. Ia memastikan Pemkab Tanah Datar telah menyiapkan seluruh data dan kelengkapan yang dibutuhkan untuk mendukung proses pembangunan.
“Untuk Pasar Serikat C Batusangkar, seluruh kelengkapan data sudah kami siapkan. Insyaallah pembangunannya juga segera dilaksanakan,” kata Eka Putra.
Sementara itu, Plt. Dirjen Sarana dan Prasarana Strategis Kementerian PU Kuswara menyatakan desain pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar telah siap untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya.
“Desain dan build-nya sudah oke. Tinggal kami koordinasikan dengan kementerian terkait agar pelaksanaannya bisa berjalan cepat sesuai target groundbreaking pada September,” ujarnya.
Kuswara menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan pemerintah. Karena itu, proses persiapan dan pelaksanaannya diupayakan berlangsung cepat dengan tetap memperhatikan ketepatan tahapan pembangunan.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemkab Tanah Datar yang dinilai responsif dalam menyiapkan berbagai persyaratan administrasi pembangunan.
“Kami melihat Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sangat cepat dalam menyiapkan proses administrasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat ini,” katanya.
Di sisi lain, Plt. Sesdirjen Prasarana Strategis Agung Hari Prabowo menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat tersebut direncanakan menggunakan skema multiyears. Dengan skema tersebut, pelaksanaan pembangunan masih memerlukan persetujuan dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Sekretariat Negara.
Koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah itu diharapkan dapat mempercepat proses persetujuan, sehingga pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar dapat dimulai sesuai target pada September 2026.
Bagi Pemkab Tanah Datar, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sekaligus penyiapan Pasar Serikat C Batusangkar menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur pendidikan dan perekonomian masyarakat di daerah tersebut. (*)












