PADANG PANJANG, POLIKATA.COM — Kejuaraan otomotif Walikota Padang Panjang Open Road Race 2026 berlangsung sukses dan meriah di Lapangan Nonpermanen Khatib Sulaiman Bancah Laweh, Sabtu–Minggu (19–20/9). Ajang balap yang digelar Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Padang Panjang bersama Pemerintah Kota Padang Panjang itu diikuti 370 starter dari berbagai daerah di Sumatera Barat, Riau, dan Jambi.
Persaingan sengit tersaji sepanjang kejuaraan, terutama pada kelas-kelas utama. Pembalap asal Solok, Bima Adji Prasetyo, berhasil merebut podium utama pada kelas Bebek 2 Tak 125cc Standar Terbuka.
Bima yang memperkuat Tim Walikota Padang Panjang LSM 23 Part Shop/Yamaha tampil sebagai yang tercepat. Ia mengungguli Nata Wijaya dari Payakumbuh yang memperkuat tim Elzea Elbaraq KMRT/Yamaha di posisi kedua.
Posisi ketiga ditempati Rama SR dari Bukittinggi bersama Bintang Abadi Azzura Motor/Yamaha. Sementara Febi AM, juga dari Bukittinggi dan tim yang sama, finis di posisi keempat. Posisi kelima ditempati Renggi Lukmana dari Sijunjung yang membela Permata Reno H. Men X Kenzie22/Yamaha.
Kejuaraan tersebut secara resmi dibuka Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra pada Ahad. Ia mengapresiasi IMI Kota Padang Panjang, panitia, para pembalap, komunitas otomotif, serta masyarakat yang ikut mendukung terselenggaranya kegiatan.
Menurut Allex, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi bagi para pembalap, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarkomunitas otomotif dan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang adu kecepatan di lintasan, melainkan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar komunitas otomotif, para atlet, dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Allex.
Ketua IMI Kota Padang Panjang Yufa Andila mengatakan, penyelenggaraan Walikota Padang Panjang Open Road Race 2026 merupakan hasil kolaborasi dan komunikasi intensif dengan Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis.
Menurutnya, kegiatan tersebut diarahkan tidak hanya untuk mengembangkan olahraga otomotif, tetapi juga menghadirkan kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah bagi daerah.
“Event ini diharapkan mampu menjadi salah satu daya tarik yang mendatangkan kunjungan wisatawan ke Kota Padang Panjang,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, kejuaraan mempertandingkan 24 race pada babak kualifikasi yang berlangsung Sabtu dan 20 race pada babak final, Minggu.
Sejumlah kelas bergengsi dipertandingkan, di antaranya Bebek 2 Tak 125cc Standar Terbuka, Bebek 2 Tak 125cc Underbone Non Build Up Terbuka, Bebek 4 Tak 130cc Tune Up Walikota Terbuka, Bebek 4 Tak 150cc Standar Terbuka, serta berbagai kelas pemula.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah starter yang mencapai 370 pembalap. Mereka datang tidak hanya dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat, tetapi juga dari Riau dan Jambi.
Keberhasilan pelaksanaan event tersebut sekaligus menunjukkan potensi Kota Padang Panjang sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan olahraga otomotif yang mampu mempertemukan pembalap, komunitas, dan masyarakat dalam satu agenda.
Selain menjadi wadah kompetisi, kejuaraan diharapkan dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan memperkuat daya tarik Padang Panjang sebagai daerah tujuan kegiatan dan kunjungan. (*)












