BeritaDaerahPadang Panjang

Hardiknas 2026 Padang Panjang: Wako Hendri Arnis Beberkan 5 Kebijakan Strategis Pendidikan Nasional

×

Hardiknas 2026 Padang Panjang: Wako Hendri Arnis Beberkan 5 Kebijakan Strategis Pendidikan Nasional

Sebarkan artikel ini
PERINGATAN HARDIKNAS - Bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Wako Hendri Arnis membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti. Wako menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses tulus memanusiakan manusia.

PADANG PANJANG, POLIKATA.COM – Pemandangan berbeda terlihat di halaman Balai Kota Padang Panjang, Sabtu (2/5/2026). Ratusan pelajar dan guru tampak anggun dan gagah dalam balutan busana adat dari berbagai penjuru Nusantara.

Di balik kemeriahan budaya tersebut, terselip pesan kuat mengenai arah baru pendidikan Indonesia yang dibawa oleh Wali Kota Hendri Arnis.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Wako Hendri Arnis membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.

Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses tulus memanusiakan manusia. “Pendidikan harus dilaksanakan dengan penuh kasih sayang. Ini adalah fondasi utama untuk mencetak SDM unggul sesuai visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ujar Hendri di hadapan peserta upacara yang khidmat.

Baca Juga  Utamakan Keselamatan Masyarakat: Sekdaprov Tegaskan Penataan Lembah Anai Harga Mati

Dalam kesempatan tersebut, Hendri Arnis membedah konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) melalui lima pilar kebijakan strategis Kemendikdasmen yang akan menjadi wajah baru sekolah-sekolah di Indonesia.

Pertama, pemerintah menargetkan revitalisasi 16.167 sekolah serta digitalisasi masif di 288 ribu satuan pendidikan. Kedua, peningkatan kualitas guru melalui beasiswa dan pelatihan, dibarengi dengan kenaikan tunjangan sertifikasi.

Ketiga, penguatan karakter melalui budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), program makan bergizi gratis, serta perhatian khusus berupa insentif bagi guru honorer. Keempat, penajaman literasi, numerasi, sains (STEM), dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk daya saing global.

Dan, kelima perluasan akses melalui sekolah terbuka dan layanan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus agar tak ada anak yang tertinggal.

Wako Hendri mengingatkan bahwa secanggih apa pun kebijakan pusat, keberhasilannya di daerah bergantung pada tiga hal utama: Mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.

Baca Juga  Aturan Baru di Dharmasraya: Isi BBM Bersubsidi Wajib Periksa Dokumen Kendaraan

“Tanpa ketiganya, kebijakan ini hanya akan menjadi tumpukan dokumen program tanpa dampak nyata bagi siswa,” tegasnya.

Terkait nuansa adat yang kental dalam upacara tahun ini, Hendri menilai hal tersebut sebagai simbol kekuatan karakter bangsa. Menurutnya, jati diri budaya adalah benteng utama bagi generasi muda di tengah arus globalisasi.

Upacara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Allex Saputra, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, serta jajaran pejabat OPD di lingkungan Pemko Padang Panjang. Semangat Hardiknas 2026 di Kota Serambi Mekkah ini menjadi sinyal kuat kesiapan daerah dalam menyongsong transformasi pendidikan nasional. (red)