PADANG, POLIKATA.COM— Kawasan bawah Jembatan Siti Nurbaya, Kota Tua Padang, berubah menjadi lautan manusia pada Minggu (9/8/2026) malam. Puluhan ribu pengunjung dari berbagai daerah memadati lokasi tersebut untuk menyaksikan penutupan Xploria Padang 2026, yang menjadi puncak kemeriahan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.
Mengusung tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City”, festival tahunan ini sukses mengawinkan promosi warisan kuliner, budaya, dan hiburan papan atas. Rangkaian hari jadi yang berlangsung sejak 6 hingga 10 Agustus 2026 tersebut resmi ditutup langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir.
Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria, unsur Forkopimda, Sekda Kota Padang Raju Minropa, jajaran pimpinan OPD, serta Ketua Umum BKOW Sumbar Ny. Dianita Maulin Vasko.
Kemeriahan Xploria Padang 2026 terbukti melintasi batas kota. Antusiasme luar biasa datang dari pengunjung luar daerah yang sengaja bertandang ke Ibu Kota Provinsi Sumatra Barat ini demi merasakan atmosfer perayaan.
Hanifah, seorang pengunjung asal Jambi, mengaku rela menempuh perjalanan jauh demi menyaksikan magnet utama acara malam itu. “Pastinya mau nonton konser Judika yang kami nanti-nantikan. Ada juga artis Minang seperti Fauzana, David Iztambul, dan masih banyak yang lainnya,” ujarnya di tengah riuh penonton.
Hal senada diungkapkan Fedia Jelila dari Bukittinggi. Selain berburu hiburan musik, ia memanfaatkan momen ini untuk menjelajahi puluhan stan kuliner yang berjejer di kawasan Kota Tua. “Di sini ada rendang dan sate Padang. Ada juga yang menjual bumbu instan khas Padang. Stan dan bazarnya sangat menarik,” kata Fedia.
Meskipun kondisi lokasi sangat padat dan berdesakan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat warga. Hidayatul Firma, pengunjung asal Kabupaten Padang Pariaman, mengapresiasi tinggi gelaran tahun ini. “Jauh-jauh ke Padang ingin melihat konser dan orkestra. Selamat HJK Padang ke-357, semoga ke depan acaranya lebih meriah dan terstruktur,” harap Hidayatul.
Langkah Menuju Kota Gastronomi Dunia
Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait yang telah bersinergi menyukseskan agenda akbar ini. Ia menegaskan bahwa HJK bukan sekadar ritual perayaan tahunan belaka.
“Momentum ini adalah langkah strategis dalam mempromosikan pariwisata, budaya, dan kuliner kita. Ini adalah modal besar untuk mendorong Padang menjadi kota gastronomi dunia, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara langsung,” ujar Fadly optimis.
Sepanjang pelaksanaannya, HJK Padang ke-357 memang diwarnai oleh beragam agenda berskala besar yang inklusif. Mulai dari Padang Gastronomy Market, Festival Telong-Telong yang ikonik, hingga pergelaran mode Padang Fashion Summit.
Tidak hanya itu, HJK tahun ini juga mengukir sejarah baru lewat peresmian Jembatan Hildesheim. Infrastruktur ini menjadi simbol nyata penguatan kerja sama hubungan kota kembar (sister city) antara Pemerintah Kota Padang dengan Kota Hildesheim di Jerman.
Menutup perhelatan, Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan menghadirkan perayaan yang jauh lebih megah, inklusif, dan berdampak ekonomi lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat pada tahun-tahun mendatang. (*)












