BeritaDaerahPayakumbuh

Semarak HUT ke-81 RI, 55 Anak Yatim Ikuti Jumat Berkah Berbagi di Koto Panjang Dalam

×

Semarak HUT ke-81 RI, 55 Anak Yatim Ikuti Jumat Berkah Berbagi di Koto Panjang Dalam

Sebarkan artikel ini
55 anak yatim mengikuti Jumat Berkah Berbagi di Koto Panjang Dalam, Payakumbuh, sebagai wujud kepedulian warga dalam semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
JUMAT BERKAH BERBAGI— Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bersama warga dan 55 anak yatim dalam kegiatan Jumat Berkah Berbagi di Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus wujud kepedulian sosial masyarakat. (FOTO: Dok. Diskominfo Payakumbuh)

PAYAKUMBUH, POLIKATA.COM— Sebanyak 55 anak yatim mengikuti kegiatan makan bersama dalam program Jumat Berkah Berbagi yang digelar masyarakat Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Kota Payakumbuh, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu rumah warga tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain memeriahkan momentum kemerdekaan, kegiatan itu menjadi wujud kepedulian sosial warga terhadap anak-anak yatim sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman turut hadir dalam kegiatan yang diinisiasi oleh para ibu di Kelurahan Koto Panjang Dalam tersebut.

Elzadaswarman mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang terwujud melalui partisipasi dan semangat gotong royong masyarakat. Menurutnya, kepedulian yang tumbuh dari masyarakat merupakan modal penting dalam memperkuat hubungan sosial dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, jujur saya bangga dengan semangat juang dari ibu-ibu semua di Koto Panjang Dalam. Saya selalu ikut serta dalam berbagai kegiatan yang menyangkut kepentingan seluruh warga Koto Panjang Dalam,” ujar Elzadaswarman.

Ia menegaskan, komunikasi antara pemerintah dengan pengurus kenagarian, niniak mamak, serta Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Panjang Dalam terus dijaga. Menurutnya, komunikasi tersebut penting untuk memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang menyangkut kepentingan bersama.

Baca Juga  FGD Sinkronisasi Program Wako Padang Panjang 2025–2030, Pembangunan Sekolah Rakyat, Pasar Pusat dan TPA jadi Sorotan

“Atas rasa kepedulian dan kebersamaan ini, saya sangat tergugah untuk selalu aktif menjalin komunikasi dengan pengurus di Kenagarian Koto Panjang Dalam, dengan niniak mamak dan pengurus KAN. Salut dan bangga, tidak bisa saya pungkiri, dan ini harus saya sampaikan kepada seluruh ibu dan bapak di Kenagarian Koto Panjang Dalam yang begitu aktif memikirkan kepentingan warga bersama,” katanya.

Elzadaswarman menilai kepedulian dan kebersamaan masyarakat Koto Panjang Dalam layak menjadi contoh bagi masyarakat di wilayah lainnya.

“Rasa kebersamaan warga di Kenagarian Koto Panjang Dalam ini tentu menjadi hal yang patut dicontoh dan diikuti oleh warga di kenagarian lainnya,” ujarnya.

Kepada anak-anak yatim yang hadir, Elzadaswarman berpesan agar mereka tidak takut menghadapi masa depan. Ia memastikan dukungan dan perhatian masyarakat akan menjadi bagian penting dalam mendampingi mereka menjalani kehidupan.

“Untuk anak-anak kita yang hadir saat ini, saya mengimbau agar semuanya jangan takut dan risau dalam menjalani hidup ke depan. Karena ibu dan bapak di Kenagarian Koto Panjang Dalam ini selalu berada di sisi Ananda dalam menjalani hidup ke depan,” tuturnya.

Sementara itu, inisiator kegiatan, Elfimon, mengatakan Jumat Berkah Berbagi merupakan bentuk kepedulian masyarakat sekaligus sarana memperkuat tali silaturahmi. Kegiatan tersebut telah memasuki pelaksanaan kedua setelah pertama kali digelar pada tahun sebelumnya.

Baca Juga  Subuh Berjamaah di Masjid Raya, Sekda Arry Yuswandi Ajak Warga Sumbar Perangi Narkoba

“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah berlangsung dari tahun kemarin. Tentunya kegiatan dapat terlaksana berkat partisipasi dan sinergitas bersama warga yang ada di Koto Panjang Dalam. Tahun ini merupakan kali kedua kegiatan Jumat Berkah Berbagi kita laksanakan untuk membangkitkan semangat kebersamaan,” kata Elfimon.

Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum yang tepat untuk memperluas kepedulian kepada anak-anak yatim. Semangat kemerdekaan, kata dia, tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kepedulian dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dengan semangat perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia, mari kita tingkatkan rasa kepedulian dan kebersamaan dengan anak-anak yatim kita,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Lamposi Tigo Nagori, Lurah Koto Panjang Dalam, Ketua KAN Koto Panjang Dalam beserta pengurus, perangkat Kenagarian Koto Panjang Dalam, serta masyarakat setempat.

Suasana berlangsung hangat dan akrab saat puluhan anak yatim makan bersama warga. Di tengah rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata, kepedulian sosial, dan gotong royong untuk memperkuat kehidupan masyarakat. (*)