PADANG, POLIKATA.COM – Komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan kota yang ramah disabilitas kian dipertegas. Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara khusus menerima audiensi pengurus Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Cabang Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (21/4/2026) sore, untuk membahas langkah strategis pemberdayaan penyandang disabilitas.
Pertemuan ini menjadi krusial karena menyoroti pentingnya integrasi data dan penguatan program keterampilan bagi para penyandang tunanetra di Kota Padang. Saat ini, PERTUNI tercatat sebagai satu-satunya organisasi disabilitas di Padang yang telah mengantongi legalitas resmi dari Kesbangpol, menjadikannya mitra strategis bagi pemerintah daerah.
Ketua PERTUNI Kota Padang, Sugiyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah proaktif menjalin kolaborasi dengan Disdukcapil serta sejumlah kecamatan, seperti Lubuk Begalung dan Koto Tangah. Hasilnya, data penyandang disabilitas di wilayah tersebut kini diklaim akurat dan telah terintegrasi hingga ke tingkat pusat.
“Kami berharap pendataan di kecamatan lain bisa segera tuntas. Kami juga memohon dukungan nyata dari Pemko Padang, khususnya dalam program pelatihan peningkatan keterampilan, penguasaan teknologi informasi, hingga kemampuan bahasa,” ujar Sugiyanto dalam pertemuan tersebut.
Merespons aspirasi tersebut, Wali Kota Fadly Amran menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh. Ia menekankan bahwa pemberdayaan disabilitas adalah bagian dari tanggung jawab moral dan administratif pemerintah untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan.
“Insyaallah, kami akan terus support kegiatan dan program dari PERTUNI. Sinergi ini penting agar setiap program tepat sasaran,” tegas Fadly.
Sebagai bentuk keseriusan lintas sektor, pertemuan ini juga didampingi oleh jajaran Dinas Sosial serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka akses lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan layanan publik, literasi digital, hingga peluang ekonomi yang lebih baik di Kota Padang. (red)






