PADANG, POLIKATA.COM– Pemerintah Kecamatan Padang Utara mulai bergerak cepat mematangkan persiapan guna menghadapi perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-42 tingkat Kota Padang. Berbagai langkah strategis kini tengah digulirkan, mulai dari pelaksanaan training center (TC) intensif bagi para kafilah hingga penyiapan peserta untuk mengisi seluruh cabang yang akan diperlombakan.
Camat Padang Utara, Sa’at, mengungkapkan bahwa pembinaan terhadap para kafilah sejatinya telah dicicil sejak pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Padang Utara resmi berakhir pada Mei lalu. Langkah tersebut sengaja diambil sebagai bagian dari strategi jitu pihak kecamatan dalam mempersiapkan mental dan kemampuan peserta secara lebih matang sebelum turun ke arena kompetisi di tingkat kota.
“Kami langsung melaksanakan training center kepada para kafilah yang menjadi pemuncak pada MTQ tingkat kecamatan. Mereka kami bina sejak dini agar siap mewakili Kecamatan Padang Utara pada MTQ tingkat Kota Padang. Target kami jelas, yaitu memberikan hasil terbaik dan bertekad meraih juara umum,” ujar Sa’at, Senin (22/6/2026).
Menariknya, peserta yang berhak mengikuti TC ini tidak melulu didominasi oleh peraih juara pertama di tingkat kecamatan. Pihak kecamatan sengaja membuka ruang bagi peringkat kedua bahkan ketiga demi menjaring potensi terbaik yang masih bisa diasah secara maksimal.
“Tidak hanya juara satu yang kami bina. Juara dua dan tiga juga kami ikutkan apabila selisih nilainya tipis dan memiliki kemampuan yang baik. Penentuan peserta dilakukan berdasarkan penilaian dewan hakim agar kafilah yang disiapkan benar-benar yang terbaik,” tambah Sa’at menjelaskan skema seleksi kafilahnya.
Sejauh ini, Kecamatan Padang Utara telah mengamankan barisan peserta pada tujuh cabang yang sebelumnya sudah diperlombakan di tingkat kecamatan. Sementara untuk sembilan cabang tersisa, pihak kecamatan akan segera menggelar seleksi khusus dalam waktu dekat agar seluruh 16 cabang yang dipertandingkan pada MTQ tingkat Kota Padang dapat terisi penuh.
“Kami optimistis karena persiapan dilakukan lebih awal. Untuk sembilan cabang yang belum ada, kami akan melakukan seleksi sehingga Kecamatan Padang Utara dapat mengikuti seluruh 16 cabang yang diperlombakan di tingkat kota,” tuturnya penuh optimisme.
Dalam proses penggodokan kafilah ini, Pemerintah Kecamatan Padang Utara juga memastikan tidak berjalan sendirian. Penguatan kompetensi peserta dirancang dengan melibatkan sinergi dari berbagai unsur vertikal maupun organisasi kemasyarakatan di wilayah setempat.
“LPTQ menjadi mitra utama kami dalam membina kafilah. Selain itu, ada dukungan dari KUA, organisasi keagamaan, dan tujuh kelurahan di Kecamatan Padang Utara. Sinergi seluruh unsur ini menjadi kekuatan untuk mempersiapkan kafilah terbaik menuju MTQ tingkat Kota Padang,” pungkasnya. (*)






