PADANG, POLIKATA.COM — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meninjau tahap awal rekonstruksi GOR H. Agus Salim Padang, Minggu (16/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, sekaligus mengawal kualitas pembangunan fasilitas olahraga yang ditargetkan menjadi salah satu sarana olahraga representatif di Sumbar.
Didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar Mahdianur, Mahyeldi melihat langsung kondisi kawasan dan perkembangan pekerjaan yang tengah berlangsung. Ia juga berdialog dengan pihak terkait mengenai tahapan pekerjaan dan persiapan pembangunan berikutnya.
Mahyeldi mengatakan, pengawasan sejak tahap awal penting dilakukan agar setiap pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai rencana dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
“Kita ingin memastikan sejak awal semuanya berjalan sesuai perencanaan. Kualitas harus menjadi perhatian, karena fasilitas ini akan digunakan dalam jangka panjang,” ujar Mahyeldi.
Ia menegaskan, keberhasilan rekonstruksi tidak semata-mata diukur dari kecepatan penyelesaian pekerjaan, tetapi juga dari kualitas hasil akhir serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
“Yang kita harapkan bukan hanya pembangunannya selesai, tetapi hasilnya benar-benar baik dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” katanya.
Pembersihan Ditargetkan Rampung Akhir Agustus
Mahyeldi menyebut pekerjaan awal di kawasan GOR H. Agus Salim saat ini berjalan sesuai perencanaan. Tahapan pembersihan dan clearing kawasan ditargetkan rampung pada akhir Agustus, sebelum memasuki tahap pembangunan berikutnya pada September.
“Alhamdulillah, sesuai dengan perencanaan. Mudah-mudahan sampai akhir Agustus ini selesai untuk pembersihan dan clearing, sehingga nanti September mulai untuk pembangunan,” ujar Mahyeldi.
Meski demikian, ia meminta koordinasi seluruh pihak yang terlibat diperkuat sejak awal. Menurutnya, komunikasi yang intensif diperlukan untuk mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin muncul selama pekerjaan berlangsung.
Mahyeldi juga meminta pihak Adhi Karya selaku pelaksana pembangunan mempresentasikan rencana pekerjaan kepada pemerintah daerah. Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tahapan dan konsep pekerjaan yang akan dilakukan.
“Saya pribadi belum pernah bertemu dengan Adhi Karya yang bangunnya. Maka dari itu saya melalui Pak Kadis, saya ingin minta mereka untuk mempresentasikan apa yang akan mereka lakukan di sana,” katanya.
Menurut Mahyeldi, pemaparan tersebut sekaligus akan menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam menyiapkan langkah-langkah untuk memaksimalkan pembangunan dan penataan kawasan GOR H. Agus Salim.
Kepentingan Masyarakat Tetap Dikawal
Selain aspek teknis pembangunan, Mahyeldi mengingatkan agar kondisi dan kepentingan masyarakat di sekitar kawasan tetap diperhatikan. Penataan kawasan, menurutnya, harus berjalan seiring dengan upaya menjaga aktivitas masyarakat.
“Yang kita bangun ini berada di tengah kawasan masyarakat. Karena itu, kepentingan masyarakat juga harus menjadi perhatian dalam setiap tahapan,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat sekitar yang turut mendukung kelancaran proses pembangunan. Dukungan tersebut dinilai penting mengingat kawasan GOR H. Agus Salim berada di tengah lingkungan yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas warga.
Mahyeldi berharap hasil rekonstruksi nantinya mampu meningkatkan fungsi GOR H. Agus Salim, tidak hanya sebagai fasilitas olahraga masyarakat dan pembinaan atlet, tetapi juga sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.
Ia menyebut GOR H. Agus Salim memiliki peluang menjadi salah satu venue untuk kegiatan internasional di masa mendatang, termasuk agenda yang berkaitan dengan pertemuan IORA pada 2027 serta kegiatan olahraga yang berkaitan dengan Dunia Melayu.
“Dan mudah-mudahan ini semuanya nanti akan menjadi salah satu sarana-prasarana olahraga yang lebih representatif. Apalagi ini lapangan bolanya standar internasional,” kata Mahyeldi.
Dengan peningkatan fasilitas tersebut, ia melihat peluang penyelenggaraan berbagai event internasional di Sumbar semakin terbuka.
“Berarti kita akan bisa persiapkan event-event internasional untuk ke depannya di GOR Agus Salim nanti, insya Allah,” ujarnya.
Mahyeldi berharap rekonstruksi dapat dituntaskan sesuai target sehingga pemerintah memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan berbagai agenda yang akan digelar di kawasan tersebut.
“Mudah-mudahan tahun 2027 akhir nanti GOR Agus Salim ini sudah selesai clear, sehingga 2028 bisa kita siapkan dari sekarang,” katanya.
Apresiasi untuk Andre Rosiade
Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan GOR H. Agus Salim. Secara khusus, ia mengapresiasi dukungan anggota DPR RI Andre Rosiade yang disebut telah diberikan sejak awal proses pembangunan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan juga kepada warga masyarakat yang ada di sekitar yang juga sangat membantu dan mendukung untuk kelancaran pembangunan ini,” ujar Mahyeldi.
Ia juga berharap dukungan Andre Rosiade terhadap pembangunan di Sumbar dapat terus ditingkatkan.
“Dan kemudian juga kepada anggota DPR RI Pak Andre Rosiade, terima kasih atas dukungan bantuannya. Mohon dibantu lagi Pak Andre, agar lebih banyak lagi kontribusi Pak Andre dalam rangka untuk membangun Sumatera Barat,” pungkasnya.
Mahyeldi menegaskan, pemerintah daerah akan terus mengawal proses rekonstruksi agar berjalan sesuai perencanaan. Pemerintah berharap GOR H. Agus Salim nantinya tidak hanya menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih baik, tetapi juga memberikan dampak bagi pembinaan atlet, aktivitas olahraga masyarakat, dan peluang Sumbar menjadi tuan rumah berbagai event berskala lebih besar. (*)












