SOLOK KOTA, POLIKATA.COM – Pemerintah Kota Solok menunjukkan komitmen serius dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Hal ini ditegaskan saat Wali Kota Ramadhani Kirana Putra dan Wakil Wali Kota Solok Suryadi Nurdal, mengikuti Exit Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Barat pada Jumat (1/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota ini merupakan agenda krusial pasca-pemeriksaan lapangan oleh tim auditor. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, para Asisten, serta seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Solok.
Exit meeting ini bukan sekadar seremoni penutupan, melainkan momen penyampaian hasil temuan sementara serta catatan penting dari BPK RI sebelum Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) resmi diterbitkan.
Langkah ini menjadi rapor awal bagi performa manajerial setiap perangkat daerah.Wali Kota Solok menegaskan bahwa setiap masukan dan rekomendasi dari BPK RI adalah instrumen perbaikan.
“Kami berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti seluruh catatan yang diberikan. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kita untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab,” ujar wako di sela-sela pertemuan.
Pemko Solok berharap, melalui evaluasi mendalam ini, seluruh OPD dapat semakin meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel. Fokus utamanya adalah memastikan setiap rupiah uang rakyat dikelola dengan tepat sasaran guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Solok.
Dengan hasil pertemuan ini, Kota Solok optimis dapat terus mempertahankan standar tertinggi dalam pelaporan keuangan daerah, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran aparatur untuk bekerja lebih profesional dan patuh pada regulasi yang berlaku.












