SUMEDANG, POLIKATA.COM — Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menghadiri acara makan malam bersama 2.327 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026) malam. Momen langka yang berlangsung penuh keakraban ini dimanfaatkan orang nomor satu di Tanah Datar tersebut untuk bernostalgia, berbagi pengalaman, sekaligus membakar semangat para calon pamong praja muda.
Di hadapan ribuan praja yang memenuhi ruang makan utama, Bupati Eka Putra memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan disiplin yang ditunjukkan para mahasiswa kedinasan tersebut.
Ia menekankan bahwa esensi utama dari pendidikan kepamongprajaan bukan sekadar mengejar pangkat atau status akademis, melainkan pembentukan karakter pengabdian yang kuat.
“Menjadi seorang pamong bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang bagaimana kita mampu hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jadilah pemimpin yang dekat dengan rakyat, memiliki integritas tinggi, serta mampu bekerja dengan hati,” ujar Eka Putra yang langsung disambut tepuk tangan gemuruh para praja.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa sistem pendidikan ketat di IPDN merupakan kawah candradimuka yang sengaja dirancang untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab. Karakter-karakter inilah yang nantinya akan membedakan mereka saat terjun langsung melayani publik di berbagai pelosok daerah.
Ia juga berpesan agar seluruh praja terus menjaga soliditas, kekompakan, dan memanfaatkan waktu belajar dengan optimal. Eka Putra menaruh harapan besar agar lulusan IPDN masa depan mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang membawa perubahan positif bagi kemajuan daerah dan bangsa.
Suasana makan malam yang kasual namun khidmat ini memperlihatkan kedekatan emosional yang erat antara sang kepala daerah dengan para praja. Pihak lembaga dan keluarga besar IPDN Jatinangor menyambut hangat kehadiran Bupati Tanah Datar, yang dinilai memberikan suntikan motivasi moral yang sangat berharga bagi anak didik mereka.
Bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, momentum ini tidak hanya sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan langkah strategis dalam mempererat hubungan kemitraan dengan lembaga kedinasan pencetak kader pemerintahan terbaik di Indonesia. (*)












