SOLOK SELATAN, POLIKATA.COM – Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, resmi melepas 38 putra-putri terbaik daerah untuk berlaga di Jambore Nasional (Jamnas) XII di Cibubur, Jakarta.
Pelepasan kontingen yang berlangsung pada Senin (10/8/2026) di Padang Aro ini menjadi momentum penting bagi para pramuka penggalang Solok Selatan untuk unjuk gigi di panggung nasional.
Dalam arahannya, Khairunas yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Solok Selatan, menegaskan bahwa 38 peserta ini bukan sekadar menghadiri perkemahan. Mereka memikul misi besar sebagai wajah dan duta Solok Selatan.
“Jadilah duta Solok Selatan. Tunjukkan jati diri, kemampuan, dan potensi yang kita miliki sehingga daerah kita semakin dikenal di tingkat nasional,” ujar Khairunas dengan penuh optimisme.
Karakter Pramuka Sejati: Disiplin dan Gembira
Bupati menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai dasar kepramukaan selama berkegiatan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur pada 13–21 Agustus 2026.
Menurutnya, profil pramuka Solok Selatan harus mencerminkan lima kualitas utama. Pertama, disiplin tinggi dalam setiap rincian kegiatan. Kedua, berani tampil percaya diri di depan kontingen lain. Selanjutnya, gagah dalam penampilan fisik dan seragam.
Keempat, riang gembira dalam menghadapi segala tantangan dan sinergi kuat dan mampu bekerja sama lintas daerah.
Investasi Karakter Generasi Muda
Lebih dari sekadar ajang kumpul nasional, Jamnas XII dinilai sebagai investasi strategis untuk membentuk mentalitas generasi muda. Khairunas menyebut momentum ini sebagai kesempatan emas bagi peserta untuk memperluas jaringan persahabatan, menyerap pengalaman positif, dan membangun karakter kepemimpinan yang kuat.
Apresiasi tinggi juga dialamatkan kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) 0319 Solok Selatan, pihak sekolah, orang tua, serta tim pembina pendamping. Kolaborasi seluruh pihak ini dinilai sukses mempersiapkan fisik dan mental kontingen hingga siap diberangkatkan.
Bupati menutup pesannya dengan meminta seluruh kontingen menjaga kesehatan, memelihara nama baik Ranah Solok Selatan, dan membawa pulang ilmu bermanfaat untuk diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing. (*)
















