Duka di Koto Tangah: Rumah Hancur Tertimpa Pohon dan Hangus Terbakar, Santunan Tunai Mengalir

Editor:

redaksi

Koto Tangah Dihantam Puting Beliung dan Kebakaran, Pemko Padang Gerak Cepat Salurkan Bantuan!
SALURKAN BANTUAN— Jajaran Pemko Padang saat menyerahkan bantuan sosial berupa dana santunan tunai kepada warga terdampak bencana angin puting beliung dan kebakaran di Kecamatan Koto Tangah, Padang, Selasa (11/8/2026). Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban di tengah situasi darurat. (FOTO: Dok. Pemko Padang)

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Follow

PADANG, POLIKATA.COM— Pemerintah Kota Padang bergerak cepat membantu warganya yang tertimpa musibah. Melalui Kecamatan Koto Tangah, bantuan langsung disalurkan kepada korban angin puting beliung dan kebakaran pada Selasa (11/8/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di saat darurat.

Bencana angin puting beliung sebelumnya merusak rumah warga di tiga lokasi. Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Pasia Nan Tigo, dan Parupuk Tabing. Hujan lebat dan angin kencang membuat atap rumah terbang serta tertimpa pohon tumbang.

Baca Juga  Asap Karhutla Melintas Batas, BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Koto Tangah, Wahyudi Edwar, langsung memimpin pendataan. Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Sosial agar bantuan logistik cepat dan tepat sasaran.

Di tempat lain, kebakaran hebat juga melanda Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto (KPIK). Api menghanguskan rumah tiga warga, yaitu Khairul Zaman, Khairul Akli, dan Lifyandrika.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemko Padang menyerahkan bantuan sosial berupa dana santunan tunai. Penyerahan didampingi oleh Lurah KPIK Doni, Lurah Parupuk Tabing Junaidi, dan Lurah Pasia Nan Tigo Lia Prima Sri Indah. Lurah KPIK, Doni, menyampaikan rasa duka yang mendalam dan berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban.

Baca Juga  Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Pemko Gelar GPM di Padang Selatan

Pemerintah Kota Padang mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem. Masyarakat juga diminta memeriksa instalasi listrik dan kompor secara rutin guna mencegah bahaya kebakaran. (*)