BANJARMASIN, POLIKATA.COM – Proses pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di Laut Jawa masih terus dilakukan. Hingga Senin (14/9/2026) pagi, sebanyak 113 orang telah berhasil dievakuasi, terdiri atas 107 korban selamat dan enam orang meninggal dunia.
Satu jenazah korban kembali tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, sekitar pukul 07.15 Wita. Jenazah tersebut selanjutnya dibawa ke ruang pemulasaran untuk menjalani proses identifikasi.
Jenazah tiba bersama 15 penumpang yang selamat setelah dievakuasi menggunakan kapal TB Mauhau IX. Setibanya di pelabuhan, para korban langsung mendapat penanganan medis dari petugas.
Kepala Basarnas Banjarmasin I Putu Sudayana membenarkan adanya evakuasi tersebut. Menurutnya, satu korban selamat tiba pada dini hari, kemudian 16 korban lainnya tiba pada Senin pagi dengan kondisi satu orang meninggal dunia.
“Benar, dini hari tadi tiba satu penumpang selamat dan pada pagi hari tadi tiba 16 penumpang dengan kondisi satu meninggal dunia,” ujar I Putu Sudayana, Senin (14/9/2026).
Berdasarkan data sementara Basarnas hingga sekitar pukul 07.52 Wita, total 86 penumpang telah tiba di Banjarmasin. Rinciannya, 69 penumpang dievakuasi menggunakan MV Haida, satu penumpang menggunakan kapal nelayan KN SAR Laksamana 241, serta 16 penumpang menggunakan TB Mauhau IX.
Sementara itu, masih terdapat 130 orang yang dilaporkan hilang dan dalam proses pencarian. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran untuk menemukan korban yang masih belum diketahui keberadaannya.
Operasi pencarian dan evakuasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan sejumlah unsur penyelamat dan kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Para korban yang berhasil ditemukan kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Trisakti untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya, proses evakuasi menuju Pelabuhan Trisakti sempat mengalami penundaan hingga Senin pagi. Kapal penyelamat yang sebelumnya diperkirakan tiba sekitar pukul 03.00 Wita akhirnya baru membawa korban ke pelabuhan pada pagi hari.
Basarnas masih melakukan pendataan dan pemutakhiran jumlah korban seiring berlanjutnya operasi SAR. Identifikasi terhadap korban meninggal juga dilakukan untuk memastikan identitas masing-masing korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. (*)











