Satu Dekade Gowes Siti Nurbaya Sukses Besar, Jadi Puncak Kemeriahan Hari Jadi Kota Padang ke-357

Editor:

redaksi

Gowes Siti Nurbaya HJK Padang ke-357
LAUTAN PESEPEDA- Wali Kota Padang Fadly Amran (tengah) bersama Plh Sekda Provinsi Sumbar Adib Alfikri melepas bendera start ribuan peserta Gowes Siti Nurbaya Adventure-X di depan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Padang, Sabtu (8/8/2026). Ajang berskala nasional yang diikuti 3.000 peserta se-Indonesia ini menjadi puncak kemeriahan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 sekaligus menandai satu dekade pelaksanaan event tersebut. (FOTO: Dok.Humas Pemko Padang)

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Follow

PADANG, POLIKATA.COM — Ribuan pesepeda dari berbagai penjuru Nusantara membanjiri jalanan utama Kota Padang pada Sabtu (8/8/2026) pagi. Mengenakan atribut olahraga warna-warni, para goweser ini menyemarakkan gelaran Gowes Siti Nurbaya Adventure-X.

Event berskala nasional ini menjadi puncak perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 sekaligus menandai satu dekade perjalanan tradisi gowes di Kota Bingkuang.

Kemeriahan sudah terasa sejak pukul 06.00 WIB di titik start Simpang Jamria, tepat di pelataran Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi.

Sebanyak 3.000 peserta yang terdiri dari 2.226 pesepeda dari 165 klub se-Indonesia, serta 774 peserta dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelajar, dan masyarakat umum, tampak antusias bersiap di garis start.

Peserta tidak hanya datang dari wilayah Sumatra Barat. Ratusan komunitas sepeda dari luar provinsi seperti Jakarta, Jambi, Riau, hingga Medan sengaja datang memboyong tim mereka untuk menaklukkan rute ikonik yang disiapkan panitia.

Sebelum bendera start dikibarkan, panitia menyerahkan Bendera Merah Putih secara simbolis kepada perwakilan peserta. Langkah ini merupakan dukungan nyata Pemerintah Kota Padang dalam menyukseskan Gerakan Pembagian 1 Juta Bendera Merah Putih guna menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga  Andre Rosiade: Presiden Prabowo Dukung Audit Total MBG, Ingin Tepat Sasaran dan Bebas Kebocoran

Tepat pukul 07.00 WIB, Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatra Barat Adib Alfikri resmi melepas rombongan pesepeda. Turut hadir dalam pelepasan tersebut Kepala Dispora Sumbar Mahdianur, Sekdako Padang Raju Minropa, Ketua DPRD Padang Muharlion, Ketua TP-PKK Ny. Dian Puspita Fadly Amran, serta jajaran Forkopimda.

Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya animo peserta. Ia menegaskan bahwa Gowes Siti Nurbaya bukan lagi sekadar agenda olahraga rutin tahunan, melainkan instrumen penting dalam mempromosikan pariwisata daerah.

“Sebanyak 3.000 peserta yang ikut hari ini adalah tentang rasa. Rasa inilah yang ingin kita bagikan kepada para tamu kita; mulai dari kelezatan kuliner, kehangatan dan keramahan masyarakat, hingga keindahan alam Kota Padang yang memesona,” ujar Fadly.

Ia juga menambahkan, kegiatan ini selaras dengan visi jangka panjang Pemkot Padang untuk mewujudkan Smart City dan Kota Sehat. Melalui aktivitas bersepeda, masyarakat dan wisatawan diajak langsung menikmati tata kota yang bersih sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat.

Baca Juga  Reuni Perak Smundoe 01: Wako Padang Ajak Alumni Keroyok Program Pendidikan

Apresiasi senada juga datang dari Plh Sekda Provinsi Sumbar, Adib Alfikri. Menurutnya, kesuksesan gelaran berskala nasional ini semakin mempertegas posisi Kota Padang sebagai wajah utama sekaligus pusat magnet pariwisata di Sumatra Barat.

“Kami mengimbau seluruh peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan selama di rute perjalanan. Hati-hati di jalan, dan setelah mencapai finish, manfaatkanlah waktu untuk menikmati ragam kuliner khas Padang yang terkenal lezat,” tutur Adib.

Dalam edisi satu dekade ini, panitia menyediakan dua pilihan rute, yaitu jalur pendek dan jalur panjang. Kedua rute tersebut dirancang apik melewati berbagai cagar budaya, pusat kota, dan bentang alam asri sebelum akhirnya berakhir di pesisir Pantai Cimpago.

Suasana di garis finish Pantai Cimpago berubah menjadi panggung hiburan rakyat. Kemeriahan gowes ditutup dengan pembagian ratusan doorprize menarik. Peserta yang beruntung membawa pulang hadiah utama berupa sepeda motor, sepeda gunung, kulkas, televisi, hingga puluhan hadiah hiburan lainnya. (*)