PADANG PARIAMAN, POLIKATA.COM— Suasana khidmat menyelimuti pelepasan 251 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Padang Pariaman tahun 1447 H/2026 M. Meski hujan mengguyur, semangat para tamu Allah ini tak surut saat berkumpul dalam seremoni pelepasan resmi yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
Acara ini bukan sekadar seremoni keberangkatan, melainkan wujud syukur ganda bagi Kabupaten Padang Pariaman. Selain melepas jemaah haji, Bupati John Kenedy Azis juga menyerahkan bonus apresiasi kepada para kafilah berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah di ajang Tilawatil Qur’an tingkat provinsi.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, mengungkapkan rasa harunya melihat komposisi jemaah tahun ini yang mencerminkan keragaman usia. Tercatat, jemaah tertua adalah Nazar bin Djamiun (86) dari Lubuk Alung, sementara jemaah termuda adalah Ihsanul Hafuz (22) dari Sintuk Toboh Gadang.
“Panggilan haji adalah panggilan keimanan yang tidak mengenal batas usia. Dari yang muda hingga lansia, semuanya disatukan oleh niat suci menuju Baitullah,” ujar Bupati saat memasangkan kacu secara simbolis kepada jemaah tertua dan termuda.
Bupati menitipkan pesan agar para jemaah menjaga kesehatan fisik dan kesabaran mental selama di Tanah Suci. Beliau juga memohon doa khusus untuk keselamatan daerah. “Kami titipkan doa agar Padang Pariaman dijauhkan dari musibah dan terus berkembang menjadi daerah yang religius serta sejahtera,” tambahnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Padang Pariaman, H. Adri Ahmad, merincikan bahwa 251 jemaah ini akan terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter).
Dimana pada Kloter 5 (223 orang), berangkat pada 28 April 2026 menggunakan armada enam bus. Kemudian, Kloter 14, dijadwalkan berangkat pada 8 Mei 2026 dengan dua mikrobus.
Apresiasi untuk Generasi Qurani
Melengkapi momen religius tersebut, Pemkab Padang Pariaman memberikan bonus kepada 17 kafilah berprestasi sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membina generasi cinta Al-Qur’an.
Nama-nama seperti Khairul Rizki (Juara I Tafsir Bahasa Indonesia) dan Faiza Ilham (Juara I Tartil Menengah) menjadi simbol keberhasilan pembinaan keagamaan di daerah tersebut. Penyerahan bonus ini disaksikan langsung oleh Pj. Sekda Hendra Aswara serta jajaran pimpinan perangkat daerah dan tokoh masyarakat.
Acara yang ditutup dengan tausiyah menyentuh dari Ustaz Delfiadi ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Padang Pariaman dalam memperkuat nilai-nilai spiritualitas sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya yang hendak menunaikan rukun Islam kelima. (red)












