PADANG, POLIKATA.COM— Wali Kota Padang, Fadly Amran, terus memperkuat sinergi antara pembangunan karakter berbasis agama dan pelestarian lingkungan di Kota Padang. Hal ini ditegaskan saat ia memonitor langsung program Subuh Mubarakah di Masjid Taufiq Kayu Gadang, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Selasa (14/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Fadly mensosialisasikan dua agenda strategis Pemerintah Kota (Pemko) Padang tahun 2026, yakni penguatan program Smart Surau dan pelaksanaan lomba kebersihan Padang Rancak Award.
Fadly menjelaskan bahwa Smart Surau merupakan program unggulan untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia berdasarkan nilai agama dan budaya.
“Melalui Smart Surau, masjid bertransformasi. Tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembelajaran dan pembinaan karakter berbasis teknologi,” ujar Fadly.
Program ini mencakup berbagai aktivasi konkret, mulai dari Subuh Mubarakah, program Remaja Masjid Reborn, fasilitas rumah tahfiz, hingga penyediaan ruang belajar digital dengan akses WiFi gratis. Pemko Padang juga melakukan pembaruan kurikulum TQA dan MDTW agar relevan dengan perkembangan zaman.
Sebagai bentuk motivasi, Fadly menjanjikan apresiasi bagi peserta didik yang konsisten. “Evaluasi dilakukan setiap tiga bulan. Peserta yang paling konsisten hadir akan mendapatkan insentif, bahkan yang terbaik berkesempatan meraih hadiah umrah bersama orang tua,” tambahnya.
Target Adipura lewat Padang Rancak Award 2026
Selain fokus pada sumber daya manusia, Fadly Amran juga mengajak warga menjaga estetika kota melalui Padang Rancak Award 2026. Lomba ini bertujuan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan mulai dari tingkat terkecil, yakni RT.
Saat ini, Padang menduduki peringkat ke-8 kota terbersih di Indonesia. Dengan adanya Padang Rancak Award, Fadly optimistis Padang bisa menembus predikat kota terbersih nasional dalam ajang Adipura.
“Penilaian dimulai dari 1 April hingga 6 Mei 2026 melalui aplikasi Padang Mobile secara mandiri oleh RT. Setelah itu, akan dilakukan verifikasi lapangan oleh dewan juri dan 300 mahasiswa relawan dari Universitas Eka Sakti,” jelasnya. Pemko Padang telah menyiapkan hadiah total puluhan juta rupiah bagi para pemenang yang akan diumumkan pada 6 Mei mendatang.
Menutup rangkaian kegiatan, Wali Kota Fadly Amran secara simbolis menyerahkan bantuan pendidikan dari Baznas Kota Padang sebesar Rp200.000 kepada 55 anak yatim dan piatu di sekitar Masjid Taufiq Kayu Gadang.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Baznas Kota Padang Yuspardi, Camat Kuranji Rido Satria, para lurah se-Kecamatan Kuranji, serta tokoh masyarakat setempat. (red)












