BeritaHeadlinePadangPendidikanSumatera Barat

Unand–The University of Osaka Perkuat Kolaborasi, dari Student Exchange hingga Fetal Terapi

×

Unand–The University of Osaka Perkuat Kolaborasi, dari Student Exchange hingga Fetal Terapi

Sebarkan artikel ini
Unand–The University of Osaka Perkuat Kolaborasi, dari Student Exchange hingga Fetal Terapi
SAMBUT DELEGASI UNIVERSITY OSAKA— Rektor UNAND Efa Yonnedi, bersama delegasi The University of Osaka saat membahas penguatan kerja sama pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan layanan kesehatan di Gedung Rektorat Unad, Kampus Limau Manis, Selasa (15/9/2026). (FOTO: Dok. Humas Unand)

PADANG, POLIKATA.COM — Universitas Andalas (Unand) terus memperluas jejaring internasional dengan memperkuat kerja sama bersama perguruan tinggi Jepang. Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan delegasi The University of Osaka ke Kampus Unand Limau Manis, Selasa (15/9/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperdalam kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sekaligus pengembangan layanan kesehatan dan peningkatan kapasitas akademik.

Delegasi The University of Osaka terdiri atas Prof. Hiroko Watanabe, Prof. Masayuki Endo, Kaori Kinouchi, Ph.D., Eriko Terasawa, Ph.D., serta Akemi Murakami, praktisi kebidanan dari Prima Maternity Hospital.

Rombongan disambut langsung Rektor Unand Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM., Akt., didampingi Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset Dr. Eng. Muhammad Makky. Turut hadir Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran UNAND dr. Rauza Sukma Rita, Ph.D., Ketua Departemen Kebidanan Yulizawati, SST., M.Keb., serta Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi Dr. dr. Bobby Indra Utama, Sp.OG, Subsp. Urogin-RE, FISOG.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai IV tersebut membahas keberlanjutan dan penguatan kerja sama antara Fakultas Kedokteran Unand dan The University of Osaka yang telah dimulai sejak penandatanganan kerja sama pada 24 Oktober 2023.

Baca Juga  Perkuat Struktur Organisasi, Unand Lantik 13 Pejabat Baru

Kerja sama diarahkan pada pengembangan tridharma perguruan tinggi, terutama pertukaran mahasiswa dan staf, program student exchange, praktik klinis, staff exchange, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Program pertukaran mahasiswa secara khusus juga menjadi perhatian melalui Program Studi Kebidanan. Selain itu, kedua institusi membahas rencana pengembangan fellowship di bidang fetal terapi sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Kolaborasi tidak hanya menyentuh aspek akademik. Unand dan The University of Osaka juga menjajaki pembelajaran mengenai sistem serta teknologi pelayanan kesehatan yang diterapkan di The University of Osaka Hospital.

Kedua pihak juga mendorong pelaksanaan program academic exchange secara berkala. Program tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan akademik dan memperkuat kapasitas sivitas akademika dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan global.

Rektor Unand Dr. Efa Yonnedi mengatakan, kunjungan delegasi The University of Osaka menjadi momentum penting untuk memperluas dan memperdalam kerja sama yang selama ini telah berjalan.

Selain dengan The University of Osaka, Unand telah membangun kemitraan dengan sejumlah perguruan tinggi di Jepang, antara lain Gifu University, Kanazawa University, Ibaraki University, Kagoshima University, dan Shimane University.

Baca Juga  Unand Wisuda 1.389 Lulusan, Rektor: AI Boleh Jadi Co-Pilot, Pilotnya Tetap Anda!

Bersama Gifu University, Unand juga mengembangkan program Double Degree untuk jenjang doktoral. Pengembangan berbagai kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya Unand memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi dan memperluas peluang kolaborasi akademik.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unand turut memperkenalkan potensi kawasan hutan tropis yang berada di lingkungan Kampus Unand. Kawasan tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai ruang pendukung pendidikan dan penelitian.

Selain itu, kawasan hutan tropis tersebut juga berpotensi dikembangkan untuk kegiatan forest therapy. Konsep ini dapat menjadi salah satu ruang kolaborasi baru yang menghubungkan aspek pendidikan, penelitian, kesehatan, dan lingkungan.

Melalui penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi Jepang, Unand membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan tenaga profesional untuk terlibat dalam kegiatan akademik dan penelitian lintas negara.

Kerja sama tersebut sekaligus diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan kedokteran, pelayanan kesehatan, serta pengembangan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan kesehatan global. (*)