PADANG, POLIKATA.COM — PT Semen Padang resmi memulai program peningkatan kompetensi generasi muda melalui Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Tahun 2026. Sebanyak 40 peserta pilihan diberikan pembekalan intensif di Club House Semen Padang, Senin (10/8), sebelum diterjunkan langsung ke berbagai unit kerja perusahaan selama enam bulan ke depan.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam menyelaraskan teori akademis dengan kebutuhan riil industri. Menurutnya, magang bukan sekadar ajang formalitas berburu sertifikat.
“Jadikan enam bulan ini sebagai ruang belajar memahami dinamika dunia kerja, mulai dari pencapaian target, kolaborasi, hingga integritas. Dunia kerja nyata sangat berbeda dengan bangku kuliah,” ujar Win saat membuka acara.
Win meminta peserta tidak pasif dan hanya menunggu perintah. “Jadilah proaktif. Jemput setiap kesempatan dan jangan ragu berdiskusi dengan mentor,” tambahnya sembari mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater dan perusahaan.
Persaingan Ketat Kalahkan Ratusan Pelamar
Program MagangHub batch pertama tahun 2026 ini memicu antusiasme tinggi. Kepala Departemen Human Capital PT Semen Padang, Iskandar S. Taqwa, mengungkapkan bahwa proses seleksi berjalan sangat ketat guna menjaring talenta terbaik.
“Kami membuka 47 posisi dari berbagai jurusan. Total ada sekitar 600 pelamar yang masuk,” jelas Iskandar didampingi Kepala Unit Learning & People Development, Siska Ayu Soraya.
Dari ratusan pelamar tersebut, 500 orang lolos ke tahap Tes Potensi Akademik (TPA), dan menyusut menjadi 125 orang pada fase wawancara. Hasil akhir menyaring 42 peserta terbaik, sebelum akhirnya menyisakan 40 peserta setelah dua orang di antaranya memilih mundur karena diterima bekerja di perusahaan lain. Bagi Iskandar, fenomena mundurnya dua peserta justru menjadi indikator positif tingginya daya saing para pelamar.
Keberhasilan program ini dipastikan mendapat kawalan ketat dari internal perusahaan. Perwakilan mentor, Andra Novendri, menyatakan kesiapan jajarannya untuk membuka ruang diskusi seluas-luasnya. “Tugas kami tidak hanya membimbing urusan teknis, tetapi juga menanamkan budaya kerja seperti disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme,” tegas Andra.
Gairah positif juga terpancar dari para peserta. Zahra Mawadah Asri, lulusan Manajemen Universitas Andalas yang ditempatkan di Unit Diklat, mengaku bangga bisa lolos seleksi. “Ini kesempatan emas. Saya berharap bisa menyerap ilmu pengelolaan SDM langsung dari praktisi industri terkemuka,” ungkap Zahra.
Keterlibatan PT Semen Padang dalam skema jaminan kompetensi Kemenaker ini bukan yang pertama. Setelah sukses menggelar tiga batch pada tahun 2025 lalu, program MagangHub tahun 2026 ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan korporasi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang siap kerja dan berdaya saing global. (*)










