BeritaDaerahPayakumbuh

Gerak Cepat Pemko Payakumbuh: Salurkan Benih Jagung Pioneer 32 untuk Petani Terdampak Puso

×

Gerak Cepat Pemko Payakumbuh: Salurkan Benih Jagung Pioneer 32 untuk Petani Terdampak Puso

Sebarkan artikel ini
BANTUAN BENIH JAGUNG- Pemko menyalurkan bantuan benih jagung varietas unggul Pioneer 32 untuk mempercepat masa tanam kembali di wilayah terdampak. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Kantor Dinas Pertanian pada Kamis (23/4/2026).

PAYAKUMBUH, POLIKATA.COM – Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Pj Wali Kota Zulmaeta bergerak taktis memulihkan sektor pertanian yang sempat lumpuh akibat bencana hidrometeorologi. Sebagai langkah konkret, Pemko menyalurkan bantuan benih jagung varietas unggul Pioneer 32 untuk mempercepat masa tanam kembali di wilayah terdampak.

Penyerahan bantuan ini dilakukan di Kantor Dinas Pertanian pada Kamis (23/4/2026). Kepala Dinas Pertanian, Nila Misna, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota sebagai bentuk kehadiran negara bagi petani yang mengalami gagal panen (puso).

“Bapak Wali Kota menekankan agar tidak ada jeda terlalu lama bagi petani untuk kembali produktif. Begitu data dampak bencana tervalidasi, kami langsung eksekusi bantuan ini agar roda ekonomi di sektor pertanian segera berputar kembali,” ujar Nila Misna.

Bantuan tahap ini menyasar Kelompok Tani Serasih dan Kelompok Tani Lubuk Bersama di wilayah Payakumbuh Timur. Lahan seluas lima hektare yang sebelumnya hancur akibat cuaca ekstrem kini diprioritaskan untuk ditanami kembali.

Baca Juga  Lahan Ormas Jadi Hunian Rakyat: Maruarar Sirait 'Luluhkan' Hercules di Tanah Abang

Langkah pemulihan ini merupakan hasil kolaborasi efektif antara Pemko Payakumbuh dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan laporan hasil pengamatan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Pemprov Sumbar langsung merespons dengan menyediakan 75 kilogram benih jagung siap tanam.

“Alhamdulillah, sinergi kita dengan provinsi berjalan sangat baik. Begitu data gagal panen kita laporkan, bantuan benih langsung diturunkan,” tambahnya.

Selain bantuan penanganan pascabencana, Pemko Payakumbuh juga memberikan stimulan tambahan berupa benih dan pupuk kompos bagi kelompok tani aktif yang direkomendasikan oleh penyuluh lapangan. Langkah ini diambil untuk memperkuat program swasembada pangan di Kota Randang tersebut.

Baca Juga  Predator Cabul di Kumango: Pimpinan Pondok Tahfiz Garap Santri Laki-laki di Kamar

Namun, Nila Misna memberikan peringatan keras terkait penyalahgunaan bantuan. Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan harus masuk ke tanah, bukan ke pasar.

“Benih ini harus benar-benar ditanam oleh kelompok penerima. Jangan sampai disalahgunakan, apalagi dijual ke pihak lain. Pengawasan akan tetap dilakukan,” tegasnya.

Petani Kembali Optimis

Suntikan bantuan ini disambut haru dan antusias oleh para petani. Kegelisahan akibat kerugian besar pascabencana kini berganti dengan optimisme baru.

“Setelah kemarin terpukul karena gagal panen, bantuan ini seperti suntikan semangat bagi kami. Sekarang kami punya modal untuk bangkit dan mengolah lahan lagi,” ungkap salah seorang perwakilan petani dengan nada lega.

Upaya pemulihan ini menegaskan komitmen Pemko Payakumbuh untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam kondisi darurat bencana maupun di masa pemulihan ekonomi hilir. (red)