BeritaDaerahHeadlineKota Solok

Safari Maulid Arbain di Solok: Ramadhani Kirana Putra Ajak Warga Kota Solok Perkuat Moral dan Pembangunan

×

Safari Maulid Arbain di Solok: Ramadhani Kirana Putra Ajak Warga Kota Solok Perkuat Moral dan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Safari Maulid Arbain di Solok: Ramadhani Kirana Putra Ajak Warga Kota Solok Perkuat Moral dan Pembangunan
SAFARI MAULID ARBAIN- Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra, menghadiri kegiatan Safari Maulid Arbain yang digelar di Balairung 99 Rumah Dinas Wakil Wali Kota Solok pada Sabtu (15/8/2026).

SOLOK, POLIKATA.COM — Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Arbain sebagai fondasi moral dalam memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri safari religius Maulid Arbain yang digelar di Balairung 99 Rumah Dinas Wakil Wali Kota Solok pada Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud religiusitas umat atas kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga berfungsi sebagai ruang komunikasi langsung (belanja masalah) antara pemerintah daerah dan warga.

Baca Juga  Atasi Kemacetan, Dishub dan Satpol PP Tertibkan Parkir Liar di Pasar Modern Solok

Ramadhani menekankan bahwa kemajuan infrastruktur fisik di Kota Solok harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter sosial-keagamaan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan Maulid Arbain ini dapat meningkatkan kecintaan umat Islam kepada sunnah dan ajaran Nabi Muhammad SAW,” ujar Ramadhani.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi beberapa poin penting untuk kemajuan Kota Solok ke depan. Pertama, mengimplementasikan sifat-sifat mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sosial dan profesional sehari-hari. Menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan utama dalam mendukung program-program pembangunan daerah.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Buka MPLS Sekolah Rakyat 3 Dharmasraya, Siswa Dapat Laptop Gratis

“Kami mengajal semua masyarakat menjaga persatuan, kebersamaan, dan meminimalisir potensi perpecahan di tengah masyarakat Kota Solok,” kata wako.

Acara yang berlangsung khidmat di Balairung 99 ini juga dimanfaatkan pemerintah daerah sebagai sarana serap aspirasi. Melalui kegiatan safari keagamaan seperti ini, birokrasi dapat memotong jarak dengan masyarakat, sehingga evaluasi maupun perencanaan pembangunan kota dapat menyerap kebutuhan riil warga secara langsung.

Pertemuan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Solok. (*)