BeritaHeadlinePadangSumatera Barat

Seleksi Pimpinan Baznas Sumbar Rampung, Ini 10 Nama yang Diajukan ke Gubernur

×

Seleksi Pimpinan Baznas Sumbar Rampung, Ini 10 Nama yang Diajukan ke Gubernur

Sebarkan artikel ini
SELEKSI PIMPINAN BAZNAS— Ketua Tim Seleksi Calon Pimpinan Baznas Sumbar, Arry Yuswandi, bersama tim penilai saat menuntaskan tahapan seleksi akhir di Padang. Sebanyak 10 nama terbaik resmi diserahkan kepada Gubernur Sumbar untuk diteruskan ke Baznas RI. (FOTO: Dok. Humas Pemprov Sumbar)

PADANG, POLIKATA.COM—Tim Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) periode 2026–2031 resmi merampungkan seluruh tahapan seleksi. Sebanyak 10 nama calon pimpinan terbaik kini telah mengantongi tiket untuk diajukan kepada Gubernur Sumbar, sebelum nantinya diteruskan ke Baznas RI guna mendapatkan pertimbangan akhir.

Ketua Tim Seleksi yang juga Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Arry Yuswandi, mengungkapkan bahwa proses penyaringan ini berlangsung secara maraton dan ketat sesuai regulasi yang berlaku.

“Alhamdulillah, seluruh tahapan seleksi telah selesai. Sepuluh nama terbaik telah ditetapkan dan dilaporkan kepada Gubernur Sumatera Barat untuk selanjutnya diajukan kepada Baznas RI guna memperoleh pertimbangan,” ujar Arry saat memberikan keterangan pers di Padang, Rabu (12/8/2026).

Perjalanan berliku harus dilalui para peserta sejak pendaftaran dibuka. Tercatat sebanyak 54 orang putra-putri terbaik Sumbar mendaftarkan diri. Pada babak awal seleksi administrasi, dua peserta gugur karena tidak memenuhi syarat, menyisakan 52 orang yang berhak maju ke uji kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) dan penulisan makalah.

Baca Juga  Asrama dan Kualitas Lulusan: Strategi Besar Pemprov Sumbar Ubah Wajah Pendidikan di Kepulauan Mentawai

Dalam perjalanannya, satu peserta dinyatakan mengundurkan diri karena absen saat ujian. Berdasarkan akumulasi nilai CAT dan kualitas makalah, tim seleksi memangkas jumlah peserta menjadi 25 orang untuk mengikuti fase wawancara, hingga akhirnya mengerucut menjadi 10 nama finalis.

 Menguji Visi, Fikih, hingga Moderasi Beragama

Arry Yuswandi menegaskan bahwa kompetisi tahun ini berjalan sangat sengit. Para kandidat tidak hanya dicecar pertanyaan seputar pemahaman fikih dan tata kelola zakat, tetapi juga diuji dalam aspek kemandirian manajerial, moderasi beragama, serta kemampuan melahirkan inovasi.

“Yang paling kami harapkan adalah lahirnya pemimpin yang memiliki visi, inovasi, dan kemampuan membangun tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat,” tutur Arry.

Kredibilitas hasil seleksi ini dikawal langsung oleh tim penilai yang melibatkaan kombinasi birokrat, pakar, dan praktisi perzakatan. Selain Sekdaprov Arry Yuswandi, formasi tim penguji diisi oleh Ahmad Dari (Asisten I Setda Provinsi Sumbar / Ketua UPZ Tuah Sakato),  Prof. Muchlis Bahar (Pakar Zakat UIN Imam Bonjol Padang), H. Edison (Kepala Bagian TU Kanwil Kemenag Sumbar), H. Abrar Munandar (Kepala Bidang Zakat Kanwil Kemenag Sumbar)

Baca Juga  Arry Yuswandi: Anak Binaan PSBR Harus Siap Bersaing di Dunia Kerja

Ekspektasi besar kini berada di pundak 10 besar calon pimpinan tersebut. Manajemen Baznas Sumbar ke depan dituntut mampu menghadirkan terobosan segar yang berkelanjutan. Target utamanya adalah mengoptimalkan program pemberdayaan ekonomi umat, sehingga mampu mengubah status para penerima zakat (mustahik) berdikari menjadi pembayar zakat (muzaki).

Dengan penyerahan hasil ini, Tim Seleksi Sumbar dinyatakan resmi demisioner setelah menuntaskan tugasnya. Bola estafet kini bergulir ke tingkat pusat. Publik Sumatera Barat tinggal menunggu keputusan akhir Baznas RI yang akan menyaring 10 nama tersebut menjadi 5 pimpinan definitif Baznas Sumbar untuk lima tahun ke depan. (*)

Daftar 10 Calon Pimpinan Baznas Provinsi Sumbar periode 2026–2031 (berdasarkan data Tim Seleksi):

1. Rahimul Amin

2. Ali Margosim

3. Yulius

4. Rahmat

5. Afdal

6. Deni Marlesi

7. Firdaus

8. Feri Irawan

9. Abdul Latif

10. Budiman