PADANG, POLIKATA.COM— Pemko Padang menegaskan komitmen dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar. Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Bidang Pendidikan yang dibuka Wali Kota Fadly Amran, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (28/7).
“Untuk mencapai sebuah tujuan perlu perencanaan baik. Seperti Program Unggulan yang disusun dua tahun lalu, melibatkan tim ahli dan diskusi alot, sehingga akhirnya melahirkan indikator pencapaian yang kini dijalankan,” ujar Fadly Amran di hadapan ratusan jajaran pendidik dan pengawas sekolah.
Wako menekankan bahwa evaluasi secara berkala sangat krusial, terutama pada sektor pendidikan yang menjadi benteng program unggulan Padang Amanah.
Dijelaskan, perencanaan kerja yang matang merupakan kunci utama untuk menutup celah terjadinya pelanggaran administrasi maupun tindak pidana korupsi hingga akhir masa jabatannya nanti. “Perencanaan kerja yang tidak baik akan dimanfaatkan orang tertentu, kami minta Inspektorat dapat membantu supaya tidak terjadi pelanggaran,” tegasnya.
Ia juga berharap forum ini dimanfaatkan secara optimal oleh para kepala sekolah dan bendahara sebagai ruang konsultasi untuk menemukan solusi atas berbagai kendala pengelolaan keuangan di lapangan. “Silahkan bertanya apa yang menjadi kekurangan dan masalah yang ada, semoga ke depan tidak terjadi kelalaian dalam pelaksanaan perencanaan,” tambah Fadly.
Sementara itu, Inspektur Pembantu 4 Inspektorat Kota Padang, Perwita Sari, menjelaskan bahwa Rakor ini dirancang untuk memperkuat pemahaman aparatur sekolah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), khususnya terkait tata kelola anggaran sekolah.
“Kegiatan ini untuk menambah pengetahuan kepala sekolah, pengawas maupun bendahara dalam melaksanakan tupoksi dan mampu mengelola dana BOS,” papar Perwita Sari.
Ia menambahkan, rangkaian evaluasi dan pembekalan ini diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut. “Kegiatan ini diikuti 600 peserta dari tanggal 28 hingga 30 Juli nanti, peserta berasal dari sekolah negeri dan swasta,” pungkasnya. (*)












