PADANG, POLIKATA.COM— Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar mendadak riuh oleh gelak tawa dan sapaan akrab, Minggu (5/4/2026). Hari itu, jarak ratusan kilometer antara Kota Padang dan Sungayang seolah terkikis habis. Bagi ratusan warga Persatuan Warga Sungayang (PWS) yang menetap di Padang, acara Halal Bihalal ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan momen “pulang” ke pelukan saudara satu kampung halaman.
Di tengah suasana yang penuh kekeluargaan tersebut, Wali Kota Padang, Fadly Amran, hadir bukan hanya sebagai pejabat, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar yang ikut merasakan energi positif dari kekompakan warga perantau ini.
Melihat antusiasme warga, Fadly Amran tak bisa menyembunyikan kekagumannya. “Saya lihat Pak Yul dan seluruh pengurus begitu semangat. Kekompakan seperti inilah yang membuat sebuah organisasi hidup dan benar-benar memberi manfaat,” ujarnya dengan nada apresiatif.
Bagi Fadly, kontribusi warga Sungayang terhadap denyut nadi pembangunan sosial di Kota Padang tidak bisa dipandang sebelah mata. Kehadirannya hari itu adalah cara pemerintah membisikkan terima kasih atas tangan-tangan warga PWS yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
“Pemerintah Kota Padang siap membuka pintu lebar-lebar untuk berkolaborasi. Karena bagi saya, kunci sukses membangun kota lima tahun ke depan ada pada kerja sama seperti ini,” tambah Fadly hangat.
Rasa bangga juga terpancar dari wajah Ketua PWS, Yuldesri Usman. Baginya, kehadiran Wali Kota di tengah kesibukannya adalah suntikan semangat bagi warga Sungayang untuk terus menjaga silaturahmi. “Ini motivasi besar bagi kami. Meski merantau, kami ingin terus memberikan yang terbaik untuk kota tempat kami tinggal sekarang,” ungkap Yuldesri.
Pertemuan itu pun diakhiri dengan jabat tangan erat dan foto bersama yang penuh senyum. Sebuah pengingat sederhana: bahwa di mana pun kaki berpijak, rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama adalah fondasi terkuat untuk membangun sebuah kota. (red)












