BeritaDaerahPasaman Barat

Perkuat Kampung Bebas Narkoba, Pemkab Pasbar Gandeng Polda Sumbar Lindungi Generasi Muda

×

Perkuat Kampung Bebas Narkoba, Pemkab Pasbar Gandeng Polda Sumbar Lindungi Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
Perkuat Kampung Bebas Narkoba, Pemkab Pasbar Gandeng Polda Sumbar Lindungi Generasi Muda
ASISTENSI KAMPUNG BEBAS NARKOBA — Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol. Wedy Mahadi bersama jajaran dan Pemkab Pasaman Barat meninjau Posko Kampung Bebas dari Narkoba di Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Selasa (22/9/2026). (FOTO: Dok. Diskominfo Pasaman Barat)

PASAMAN BARAT, POLIKATA.COM — Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus diperkuat hingga tingkat nagari. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan program Kampung Bebas dari Narkoba di Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Asistensi Kampung Bebas dari Narkoba yang digelar Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Barat di Nagari Ophir, Selasa (22/9/2026).

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol. Wedy Mahadi mengatakan, upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi persoalan narkotika.

“Upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi seluruh pihak. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, dukungan pemerintah daerah, pemerintah nagari, BNN, tokoh masyarakat, keluarga, dan seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan,” ujar Wedy.

Mewakili Bupati Pasaman Barat, Asisten II Afrizal mengapresiasi pelaksanaan asistensi tersebut. Ia menegaskan, Pemkab Pasbar mendukung penuh program Kampung Bebas dari Narkoba sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus melindungi generasi muda.

Baca Juga  Andre Rosiade Tinjau Mes Baru, Semen Padang FC Makin Profesional

“Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendukung penuh upaya bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Program Kampung Bebas dari Narkoba merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” kata Afrizal.

Ia menambahkan, penanganan persoalan narkoba membutuhkan komitmen bersama dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Sinergi tersebut melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), pemerintah nagari hingga masyarakat.

Sementara itu, Pj. Wali Nagari Ophir Edi Hartono menyambut baik kegiatan asistensi tersebut. Ia menyatakan pemerintah nagari bersama masyarakat berkomitmen menjaga lingkungan agar tetap aman dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Pemerintah Nagari Ophir bersama masyarakat berkomitmen mendukung program pencegahan penyalahgunaan narkotika dan menjaga lingkungan nagari agar tetap aman serta terbebas dari narkoba,” ujarnya.

Edi berharap keberadaan program Kampung Bebas dari Narkoba dapat semakin meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pencegahan, terutama melalui edukasi mengenai bahaya narkotika kepada generasi muda.

Baca Juga  Asap Karhutla Makin Tebal, PMI Padang Panjang Bagikan Masker untuk Lindungi Warga

Setelah rangkaian sambutan, rombongan melakukan kunjungan ke Posko Kampung Bebas dari Narkoba Nagari Ophir. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung keberadaan posko sekaligus berbagai upaya pencegahan yang telah dilaksanakan di tingkat nagari.

Pemkab Pasbar berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat sinergi antarlembaga dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika. Dengan kolaborasi tersebut, Nagari Ophir diharapkan menjadi lingkungan yang aman, sehat, produktif, dan bebas dari narkoba.

Kegiatan asistensi turut dihadiri Wakapolres Pasaman Barat Kompol Yulandi Rusady, Kepala BNNK Pasaman Barat Rangga Noverio, Kabag Ops Polres Pasaman Barat Fahrel Haris, Kabag Log Polres Pasaman Barat Defrizal, Kasat Resnarkoba Polres Pasaman Barat Andhika, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sutrisno, Kepala BKPSDM Muhammad Yandra Hanafi Lubis, Sekretaris Satpol PP Zulfan, Kabid Poldagri Kesbangpol Wahyu Ria, Pj. Wali Nagari Ophir Edi Hartono, serta perwakilan Forkopimda dan tokoh masyarakat. (*)