SOLSEL, POLIKATA.COM – Nagari Pasir Talang Barat dari Kecamatan Sungai Pagu sukses menyabet gelar juara pertama dalam Lomba Pengolahan Pangan Sehat tingkat Kabupaten Solok Selatan yang digelar di Kantor Bupati Solok Selatan pada Rabu (13/8/2026).
Ajang kreatif se-kabupaten ini diselenggarakan khusus untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Selain menjadi sarana kompetisi, agenda ini fokus pada misi krusial, menciptakan kreasi menu makanan berat dan camilan bergizi tinggi untuk anak Sekolah Dasar (SD) dengan memanfaatkan potensi pangan lokal.
Sejak Rabu pagi, suasana di area Kantor Bupati tampak semarak. Puluhan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari 46 nagari se-Solok Selatan antusias berjejer di meja stan masing-masing. Mereka saling beradu kreativitas menyajikan hidangan unggulan yang wajib memenuhi prinsip Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
Berdasarkan penilaian tim juri, Nagari Pasir Talang Barat berhasil keluar sebagai pemuncak berkat keunggulan inovasi menunya. Posisi kedua diraih oleh Nagari Lubuk Gadang (Kecamatan Sangir), disusul Nagari Luak Kapau (Kecamatan Pauh Duo) di tempat ketiga.
Sementara itu, gelar Juara Harapan 1, 2, dan 3 berturut-turut disabet oleh Nagari Sungai Kunyit (Kecamatan Sangir Balai Janggo), Nagari Lubuk Gadang Selatan (Kecamatan Sangir), dan Nagari Pasir Talang Timur (Kecamatan Sungai Pagu). Adapun gelar Juara Favorit berhasil dibawa pulang oleh Nagari Bidar Alam dari Kecamatan Sangir Jujuan.
Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, menegaskan bahwa kewajiban penggunaan bahan lokal dalam lomba ini didasari oleh melimpahnya kekayaan alam Solok Selatan. Daerah ini memiliki potensi pertanian, perkebunan, hingga aneka jenis ikan air tawar segar yang jika diolah dengan tepat, mampu bernilai ekonomi tinggi.
“Ini harus terus kita dorong untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah. Strateginya tidak hanya berfokus pada melimpahnya hasil produksi, tetapi juga bagaimana meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengonsumsi pangan yang sehat dan bergizi,” ujar Khairunas saat memberikan sambutan menjelang pengumuman pemenang di Aula Sarantau Sasurambi.
Lebih lanjut, Khairunas menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk mengawal program ketahanan pangan ini secara berkelanjutan. Langkah ini diproyeksikan bersinergi langsung dengan target peningkatan status gizi, kualitas kesehatan masyarakat, serta percepatan penurunan angka stunting di wilayah Solok Selatan. (*)
















