Berita

4 Tim Inovasi Semen Padang Siap Guncang Kompetisi Internasional di Bangkok dan Bali

×

4 Tim Inovasi Semen Padang Siap Guncang Kompetisi Internasional di Bangkok dan Bali

Sebarkan artikel ini
Empat Tim Inovasi Semen Padang Siap Bawa Karya Anak Negeri ke Panggung Dunia
PELEPASAN TIM INOVASI- Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar melepas empat tim inovasi PT Semen Padang yang akan berlaga pada kompetisi internasional di Bangkok, Thailand, dan Bali. Keempat tim tersebut yakni SEPABLOCK, CIPITIH, BOF 8, dan VOLTAPRO. (FOTO: Dok. Humas Semen Padang)

PADANG, POLIKATA.COM — Empat tim inovasi PT Semen Padang bersiap membawa karya terbaik perusahaan ke panggung kompetisi internasional. Tak sekadar mengejar penghargaan, para inovator ini membawa misi memperkenalkan karya anak negeri sekaligus membuktikan bahwa inovasi dari Sumatera Barat mampu bersaing di tingkat global.

Empat tim tersebut yakni SEPABLOCK, CIPITIH, BOF 8, dan VOLTAPRO. Tim SEPABLOCK akan berlaga dalam International Quality & Productivity Convention (IQPC) di Bangkok, Thailand, 14–17 September 2026.

Sementara itu, tiga tim lainnya, yakni CIPITIH, BOF 8, dan VOLTAPRO, akan mengikuti Asia Pacific Quality Organization International Conference (APQOIC) di Bali, 26–29 Oktober 2026.

Keberangkatan empat tim tersebut secara resmi dilepas Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, di Ruang Rapat Lantai I Kantor Pusat PT Semen Padang, Jumat (11/9/2026).

Pri mengatakan, keikutsertaan dalam kompetisi internasional merupakan kesempatan penting bagi para inovator untuk menunjukkan hasil karya perusahaan sekaligus menguji kemampuan mereka di tengah persaingan global.

Karena itu, ia meminta seluruh anggota tim mempersiapkan diri secara matang, mulai dari penguasaan materi, kemampuan menjelaskan manfaat inovasi, kekompakan hingga komunikasi saat berhadapan dengan dewan juri.

“Selain penguasaan materi, kekompakan tim dan kemampuan berkomunikasi juga menjadi bagian penting dalam menghadapi proses penilaian. Untuk itu, semua tim inovasi diminta untuk fokus sehingga bisa meraih predikat tertinggi di dua ajang internasional tersebut,” ujar Pri.

Dalam kesempatan tersebut, manajemen PT Semen Padang memasang target tinggi. Tim SEPABLOCK ditargetkan meraih predikat Excellent pada IQPC di Bangkok. Sedangkan CIPITIH, BOF 8, dan VOLTAPRO ditargetkan memperoleh predikat Four Stars pada APQOIC di Bali.

Namun, Pri menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir dari sebuah inovasi. Menurutnya, ukuran keberhasilan yang lebih penting adalah sejauh mana inovasi tersebut mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi perusahaan.

“Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana inovasi tersebut terus memberikan manfaat nyata bagi perusahaan,” katanya.

Ia meminta inovasi yang telah dikembangkan tidak berhenti setelah memperoleh penghargaan. Setiap inovasi harus terus dievaluasi, disempurnakan dan dikembangkan sesuai kebutuhan operasional.

Bahkan, inovasi yang memiliki potensi untuk diterapkan di unit kerja lain diharapkan dapat direplikasi sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh satu bagian, tetapi dapat memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi perusahaan.

“Pastikan inovasi terus diterapkan, dikembangkan, dan direplikasi di unit kerja lain sehingga memberikan efisiensi serta nilai tambah yang nyata bagi perusahaan,” tutur Pri.

Baca Juga  Inggris Dikuasai, Eropa Menanti: Arsenal Bidik Gelar Double Winner di Budapest!

Menurut Pri, pengembangan inovasi ke depan juga diarahkan untuk mendukung efisiensi energi dan pencapaian operational excellence. Hal itu dinilai semakin penting di tengah tantangan industri semen yang terus berkembang.

Industri semen, katanya, menghadapi berbagai tantangan, mulai dari biaya produksi, kebutuhan energi, perkembangan teknologi hingga persaingan pasar yang semakin ketat.

“Upaya menciptakan efisiensi menjadi semakin penting karena industri semen menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi biaya produksi, kebutuhan energi, perubahan teknologi, maupun ketatnya persaingan pasar. Dalam kondisi tersebut, kreativitas dan kemampuan melakukan perbaikan secara berkelanjutan menjadi kekuatan yang harus terus ditumbuhkan,” ujarnya.

Berawal dari Kompetisi Internal

Kepala Departemen Human Capital PT Semen Padang, Iskandar Z. Taqwa, mengatakan empat tim yang dikirim ke ajang internasional tersebut bukan terbentuk secara instan.

Mereka telah melewati proses seleksi dan pembinaan secara berjenjang, dimulai dari kompetisi internal perusahaan.

Keempat tim sebelumnya mengikuti Semen Padang Improvement Event (SPIE) 2024. Setelah menjadi tim terbaik di tingkat internal, mereka kemudian mewakili PT Semen Padang pada Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) 2025.

Di ajang nasional tersebut, keempat tim kembali mencatatkan prestasi dengan meraih predikat Platinum dan Diamond. Prestasi itu sekaligus mengantarkan mereka menjadi wakil PT Semen Padang pada kompetisi internasional.

“Keberhasilan di tingkat internal tersebut mengantarkan mereka mewakili PT Semen Padang dalam Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) 2025. Pada kompetisi nasional tersebut, keempatnya kembali mencatatkan prestasi dengan meraih predikat Platinum dan Diamond sehingga terpilih untuk mewakili perusahaan pada ajang kompetisi internasional,” kata Iskandar.

Persiapan menuju kompetisi internasional dilakukan sejak Mei hingga September 2026. Para peserta tidak hanya mematangkan substansi inovasi, tetapi juga mempersiapkan kemampuan untuk menyampaikan gagasan di hadapan juri internasional.

Persiapan meliputi penyusunan proposal inovasi, abstrak, materi presentasi, penyempurnaan makalah hingga pelatihan teknik presentasi.

Para peserta juga mengikuti kelas bahasa Inggris untuk memperkuat kemampuan dalam memaparkan inovasi sekaligus menjawab berbagai pertanyaan dari dewan juri.

“Para peserta juga mengikuti kelas bahasa Inggris sebagai bekal memaparkan inovasi dan menjawab pertanyaan dewan juri,” katanya.

Iskandar berharap seluruh proses pembinaan tersebut membuat para inovator semakin siap, baik dari sisi penguasaan materi maupun kemampuan berkomunikasi.

Baca Juga  Akselerasi Flyover Sitinjau Lauik Tahap 2: Pemko Padang Matangkan Penlok Lahan 1,3 Hektar

“Semoga seluruh tim yang dikirim dapat tampil maksimal dan meraih target yang telah ditentukan perusahaan,” ujarnya.

SEPABLOCK Bawa Inovasi Bata Interlock ke Bangkok

Salah satu tim yang akan menguji karya di panggung internasional adalah SEPABLOCK. Tim ini akan mempresentasikan inovasi berjudul “Inovasi Produk Hilir PT Semen Padang untuk Alternatif Revenue dan Mewujudkan Pembangunan Rumah Cepat, Murah, Berkualitas, serta Ramah Lingkungan” dalam IQPC di Bangkok.

Bagi Tim SEPABLOCK, kesempatan tampil di kompetisi internasional bukan sekadar ajang mengejar predikat. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan karya inovasi PT Semen Padang kepada peserta dari berbagai negara.

“Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan karya anak negeri dari PT Semen Padang di panggung dunia,” kata anggota Tim SEPABLOCK, Akhrilman Hasan, didampingi Darwan dan Junaidi.

SEPABLOCK sebelumnya telah mengukir prestasi dengan meraih Platinum pada SPIE dan Diamond pada TKMPN.

“Capaian dari kedua ajang sebelumnya menjadi motivasi bagi kami untuk tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik pada IQPC,” ujarnya.

SEPABLOCK merupakan produk bata interlock yang dikembangkan untuk mendukung pembangunan rumah dengan waktu pengerjaan dan penggunaan material yang lebih efisien dibandingkan metode konstruksi konvensional.

Tidak hanya mengedepankan efisiensi, inovasi tersebut juga dikembangkan dengan karakteristik yang mendukung pembangunan rumah di wilayah rawan gempa.

Akhrilman mengatakan sistem pemasangan SEPABLOCK memungkinkan pembangunan rumah dilakukan lebih cepat dengan penggunaan material yang lebih hemat.

“SEPABLOCK merupakan produk bata interlock yang dirancang untuk mendukung pembangunan rumah secara lebih cepat dan efisien. Sistem pemasangannya juga memungkinkan penggunaan material yang lebih hemat dibandingkan metode konstruksi konvensional. Selain itu, karakteristik SEPABLOCK yang ramah gempa juga menjadikan produk ini sangat tepat diaplikasikan di wilayah rawan bencana gempa, termasuk Sumatera Barat,” ujarnya.

Kini, setelah melewati tahapan kompetisi internal hingga nasional, SEPABLOCK bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar di Bangkok. Bersama tiga tim lainnya, inovasi PT Semen Padang akan diuji bukan hanya dari kualitas gagasan, tetapi juga dari kemampuan para inovator menjelaskan manfaatnya di hadapan komunitas mutu dan produktivitas internasional.

Bagi PT Semen Padang, panggung internasional tersebut menjadi momentum untuk membuktikan bahwa inovasi bukan sekadar menghasilkan penghargaan, melainkan harus mampu melahirkan efisiensi, nilai tambah dan solusi yang benar-benar memberi manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat. (*)