BeritaDaerahHeadlineSawahlunto

TMMD ke-130 Sawahlunto Sasar Tiga Desa, Pemko Siapkan Dukungan Rp1,4 Miliar

×

TMMD ke-130 Sawahlunto Sasar Tiga Desa, Pemko Siapkan Dukungan Rp1,4 Miliar

Sebarkan artikel ini
TMMD ke-130 Sawahlunto Sasar 3 Desa, Pemko Siapkan Dukungan Anggaran Rp1,4 Miliar
PENANDATANGAN NOTA KESEPAHAMAN— Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Dandim 0310/Sawahlunto-Sijunjung Letkol Inf Dicky Sakti Maulana memimpin rapat koordinasi pelaksanaan TMMD ke-130 sekaligus penandatanganan nota kesepahaman untuk memperkuat kolaborasi pembangunan di Kecamatan Talawi. (FOTO: Dok. Prokopim Kota Sawahlunto)

SAWAHLUNTO, POLIKATA.COM— Pemerintah Kota Sawahlunto bersama jajaran TNI memperkuat kolaborasi pembangunan melalui pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130. Kegiatan tersebut menyasar tiga desa di Kecamatan Talawi, yakni Desa Batu Tanjung, Datar Mansiang, dan Tumpuak Tangah.

Koordinasi pelaksanaan TMMD dipimpin Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Komandan Kodim (Dandim) 0310/Sawahlunto-Sijunjung Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.Hub.Int. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman sebagai bentuk penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung pembangunan di Kecamatan Talawi.

TMMD ke-130 tidak hanya diarahkan untuk membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas dan kapasitas masyarakat di wilayah sasaran. Sejumlah program fisik disiapkan untuk menjawab kebutuhan dasar sekaligus memperkuat akses dan konektivitas masyarakat.

Program fisik tersebut meliputi pembangunan badan jalan, drainase, jembatan, pembangunan atau perbaikan rumah tidak layak huni, sumur bor, serta rehabilitasi pasar.

Pembangunan infrastruktur itu diharapkan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, akses terhadap layanan dasar, serta aktivitas sosial dan ekonomi warga di tiga desa sasaran.

Baca Juga  Riyanda Putra Curhat Tantangan Setahun Jadi Wali Kota Sawahlunto

Selain pembangunan fisik, TMMD juga akan diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik. Program tersebut mencakup penyuluhan di bidang pertanian dan perikanan, wawasan kebangsaan, perlindungan masyarakat (Linmas), keagamaan, mitigasi bencana, serta administrasi kependudukan.

Edukasi mengenai bahaya narkoba, pencegahan stunting, penyakit tidak menular, hingga kegiatan penanaman jagung juga menjadi bagian dari program nonfisik TMMD.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengarahkan seluruh perangkat daerah terkait untuk mengintegrasikan program sesuai tugas dan kewenangan masing-masing guna mendukung kelancaran pelaksanaan TMMD.

Menurutnya, sinergi antarlembaga diperlukan agar program pembangunan yang dilaksanakan melalui TMMD dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Riyanda juga meminta camat dan pemerintah desa mengoptimalkan partisipasi masyarakat selama pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan warga dinilai penting agar pembangunan yang dilakukan tidak berhenti pada tersedianya infrastruktur, tetapi juga mendorong rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap hasil pembangunan.

“Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan. Dengan keterlibatan warga, hasil pembangunan diharapkan dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ujar Riyanda.

Baca Juga  Lepas 58 Jamaah Haji Sawahlunto, Riyanda Putra Garansi Pelayanan Aman dan Nyaman hingga Tanah Suci

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto Rovanly Abdams menyampaikan, Pemerintah Kota Sawahlunto menyiapkan dukungan melalui APBD untuk berbagai kegiatan yang disinkronkan dengan pelaksanaan TMMD. Total dukungan anggaran tersebut mencapai Rp1,4 miliar.

Dukungan anggaran dan kolaborasi lintas sektor itu diharapkan mampu mempercepat pembangunan di tiga desa sasaran, baik dari sisi konektivitas maupun peningkatan layanan dasar masyarakat.

Tidak kalah penting, program TMMD diharapkan dapat meningkatkan kapasitas warga serta mendorong aktivitas ekonomi lokal. Dengan pendekatan yang memadukan pembangunan fisik dan nonfisik, pelaksanaan TMMD ke-130 di Sawahlunto diarahkan untuk menghasilkan pembangunan yang lebih terpadu dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Kolaborasi antara Pemko Sawahlunto, TNI, pemerintah desa, perangkat daerah, dan masyarakat menjadi kunci agar seluruh program yang direncanakan dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kecamatan Talawi. (*)