BeritaDaerahHeadlinePayakumbuhSumatera Barat

Nekat! Siswi SMK di Payakumbuh Bawa Ganja ke Sekolah, Ketahuan saat Razia Tas

×

Nekat! Siswi SMK di Payakumbuh Bawa Ganja ke Sekolah, Ketahuan saat Razia Tas

Sebarkan artikel ini
SISWI SMK PAYAKUMBUH BAWA GANJA- Seorang siswi SMK di Kota Payakumbuh kedapatan membawa narkotika jenis ganja ke lingkungan sekolah saat pihak sekolah melakukan pemeriksaan barang bawaan siswa, Rabu (13/5/2026). Penemuan itu berawal dari kegiatan rutin guru memeriksa kelengkapan barang bawaan pelajar, termasuk isi tas dan telepon genggam. (infografis AI)

PAYAKUMBUH, POLIKATA.COM – Seorang siswi SMK di Kota Payakumbuh kedapatan membawa narkotika jenis ganja ke lingkungan sekolah saat pihak sekolah melakukan pemeriksaan barang bawaan siswa, Rabu (13/5/2026).

Penemuan itu berawal dari kegiatan rutin guru memeriksa kelengkapan barang bawaan pelajar, termasuk isi tas dan telepon genggam. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Satresnarkoba Polres Payakumbuh untuk ditindaklanjuti.

Kasat Resnarkoba Polres Payakumbuh AKP Gusmanto membenarkan kejadian itu. Menurutnya, ganja yang ditemukan hanya berupa serpihan dalam jumlah sangat kecil.

“Memang ada informasi dari guru. Setelah kita cek, memang ada di tas anak tersebut, tetapi jumlahnya sangat sedikit, hanya serpihan ganja, tidak sampai satu linting. Bersama itu juga ditemukan rokok,” kata AKP Gusmanto saat dikonfirmasi wartawan.

Baca Juga  Rutan Padang Panjang Jadi Kelurahan Binaan, Prioritaskan Layanan Kesehatan

Berdasarkan pengakuan awal, siswi tersebut membawa ganja karena ingin mencoba. Pihak kepolisian menyebut yang bersangkutan juga diketahui merupakan perokok.

“Untuk sementara pengakuannya, dia mau coba,” ujarnya.

Mengingat barang bukti yang ditemukan sangat kecil dan adanya itikad baik dari pihak sekolah serta keluarga untuk melakukan pembinaan, penanganan sementara diserahkan kepada orang tua dan sekolah. Polisi juga memberi kesempatan kepada keluarga untuk melakukan rehabilitasi mandiri.

“Karena pihak sekolah, orang tua, dan keluarga anak itu ingin membina dan memperbaiki anak tersebut, maka diserahkan kepada sekolah dan orang tuanya. Kita beri kesempatan kepada keluarga untuk melakukan rehabilitasi mandiri,” jelas AKP Gusmanto.

Baca Juga  Proyek SPAM Taban III Padang Resmi Dimulai, Pasokan Air Bersih Melonjak Dua Lipat

Meski diserahkan ke keluarga, Satresnarkoba Polres Payakumbuh tetap melakukan penyelidikan terkait asal-usul ganja tersebut.

“Kita dari Satnarkoba tetap melakukan lidik terkait hal tersebut. Semoga nanti membuahkan hasil yang diharapkan,” pungkasnya.

Polisi mengimbau orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas pelajar guna mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja.

“Sekolah juga diminta memperkuat edukasi mengenai bahaya narkoba agar pelajar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan barang terlarang yang dapat merusak masa depan mereka,” pungkasnya. (red)