PADANG, POLIKATA.COM— Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Otonomi Daerah di Kota Padang tahun 2026 menjadi babak baru bagi dunia pendidikan setempat. Bertindak sebagai pembina upacara di Lapangan Apeksi Balai Kota, Aia Pacah, Sabtu (2/5/2026), Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan komitmen pemerintah dalam mencetak generasi emas yang berdaya saing global.
Di hadapan unsur Forkopimda, ASN, dan ratusan pelajar, Maigus Nasir menyampaikan bahwa visi ‘Padang Juara’ bukan sekadar slogan, melainkan peta jalan untuk menciptakan pelajar yang cerdas, terampil, dan berkarakter mulia.
“Kita ingin program Padang Juara benar-benar dirasakan manfaatnya. Fokus kita adalah memastikan anak-anak Padang tidak hanya jago di kandang, tapi juga mampu menembus kancah internasional,” ujar Maigus Nasir dalam amanatnya.
Peluang Kuliah di Luar Negeri bagi Penghafal Al-Quran
Salah satu terobosan nyata yang diperkenalkan dalam upacara tersebut adalah rencana kerja sama strategis dengan Universitas Kuala Lumpur (UniKL). Program ini secara khusus menyasar pelajar berprestasi, terutama para penghafal Al-Qur’an yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris, untuk mendapatkan beasiswa pendidikan di Malaysia.
Kehadiran perwakilan UniKL di lokasi upacara mempertegas keseriusan kolaborasi ini. Kerja sama tersebut diharapkan mampu melahirkan talenta unggul yang memiliki keseimbangan antara kapasitas akademik dan nilai-nilai spiritual.
Perkuat Karakter Melalui MDTW
Tak hanya mengejar prestasi global, Pemkot Padang juga memperkokoh fondasi keagamaan di tingkat lokal dengan meluncurkan program Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW). Program ini didesain untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis agama bagi remaja di Kota Padang agar tidak tergerus arus modernisasi.
Upacara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan semarak penampilan seni dari para pelajar. Berbagai atraksi kreativitas ditampilkan sebagai bukti bahwa pendidikan di Kota Padang kini memberikan ruang seluas-luasnya bagi pengembangan bakat di luar aspek akademik.
“Pendidikan adalah kunci. Dengan akses yang lebih luas dan karakter yang kuat, kita optimis generasi muda Padang akan menjadi pemimpin di masa depan,” pungkas Maigus. (red)












