PAYAKUMBUH, POLIKATA.COM — Jaringan alumni dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan pendidikan, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Pemerintah Kota Payakumbuh mendorong Ikatan Alumni SMP 3/2 Payakumbuh memperkuat sinergi lintas generasi untuk ikut membangun almamater.
Dorongan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) I Ikatan Alumni SMP 3/2 Payakumbuh di aula sekolah setempat, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Memperkuat Solidaritas Lintas Generasi.”
Mubes diikuti sekitar 300 peserta yang merupakan perwakilan 29 angkatan, dengan rentang lulusan 1965 hingga 2016. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan Payakumbuh Nalfira, Kepala SMPN 2 Payakumbuh Defi Marlitra, Ketua Panitia Gusdian Laora, Ketua Pengarah John Rizal, Ketua Alumni periode 2021–2024 Ifra Yunaldi, serta sejumlah guru purnatugas.
Elzadaswarman mengatakan, perjalanan panjang SMP 3/2 Payakumbuh telah melahirkan banyak lulusan yang berkiprah di berbagai bidang. Jaringan alumni yang tersebar di berbagai daerah, menurutnya, merupakan modal sosial yang dapat dikembangkan untuk mendukung kemajuan sekolah.
Ia menyebut, keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah daerah membuat dukungan dari berbagai pihak, termasuk alumni, menjadi penting dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.
“Alumni yang telah sukses berkiprah hendaknya kembali melihat dan membangun almamaternya. Jika program dan kebutuhannya jelas, seperti pengadaan kendaraan operasional sekolah, serta dikelola secara transparan, Pemerintah Kota Payakumbuh yakin kontribusi kolektif alumni akan menjadi kekuatan besar bagi kemajuan SMPN 2 Payakumbuh,” kata Elzadaswarman.
Menurutnya, sinergi alumni dengan sekolah dan pemerintah tidak hanya sebatas bantuan sarana dan prasarana. Jejaring alumni juga dapat menjadi sumber pengetahuan, pengalaman, serta gagasan untuk menghadapi perubahan zaman.
Elzadaswarman secara khusus mengapresiasi kegiatan pra-Mubes yang diisi dengan pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi guru dan siswa. Menurutnya, pengenalan dan pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting agar proses pembelajaran mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Selain transformasi digital, inovasi di lingkungan sekolah juga mendapat perhatian. Salah satunya melalui penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang digagas Kepala SMPN 2 Payakumbuh Defi Marlitra.
Sementara itu, Ketua Panitia Mubes I Gusdian Laora mengatakan, Ikatan Alumni SMP 3/2 Payakumbuh telah dirintis sejak 2010. Dalam perjalanannya, para alumni secara rutin berkontribusi membantu sekolah, terutama dalam pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana melalui dana urunan reuni.
Mubes I menjadi momentum untuk memperkuat organisasi alumni agar lebih terarah dan mampu berkontribusi secara berkelanjutan bagi almamater.
“Dengan adanya Mubes ini, kami berharap organisasi alumni semakin solid dan mampu merangkul seluruh lulusan lintas generasi,” ujar Gusdian.
Rangkaian Mubes dilanjutkan dengan sejumlah agenda organisasi, di antaranya pengesahan logo, pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta pembentukan struktur kepengurusan baru.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan jaringan alumni, sehingga potensi lulusan dari berbagai generasi dapat dihimpun untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan SMPN 2 Payakumbuh di tengah tantangan era digital. (*)






