AGAM, POLIKATA.COM — Akses lalu lintas yang menghubungkan ruas jalan provinsi di Jorong Sungai Taleh, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, lumpuh total setelah badan jalan terban dan tertutup material longsor akibat hujan lebat, Jumat (11/9/2026) sore.
Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam. Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Sabtu (12/9/2026), di sela kesibukannya menjalankan aktivitas pemerintahan.
Di lokasi, Bupati melihat langsung kondisi badan jalan yang mengalami kerusakan serta material longsor yang menutup akses. Terputusnya jalur tersebut berdampak terhadap kelancaran mobilitas masyarakat yang menggunakan akses penghubung jalan provinsi tersebut.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melihat kebutuhan penanganan agar akses masyarakat dapat kembali berfungsi secepatnya.
Bupati juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan langkah penanganan terhadap material longsor dan badan jalan yang terdampak. Pemerintah daerah menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap kejadian bencana yang berpotensi menghambat aktivitas dan membahayakan masyarakat.
“Keselamatan masyarakat dan kelancaran akses menjadi perhatian utama. Kita harus bergerak cepat, terutama ketika terjadi bencana yang mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Benni Warlis.
Ia meminta masyarakat yang melintas di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dapat memicu longsor susulan dan memperparah kerusakan pada badan jalan.
Pemkab Agam bersama pihak terkait akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengupayakan penanganan terhadap akses yang terdampak. Langkah tersebut dinilai penting agar gangguan terhadap mobilitas dan aktivitas masyarakat tidak berlangsung lebih lama.
Peristiwa longsor ini kembali menunjukkan tingginya kerawanan sejumlah wilayah di Kabupaten Agam terhadap bencana hidrometeorologi, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi. Karena itu, kewaspadaan masyarakat dan kesiapsiagaan pemerintah menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak bencana. (*)












