PADANG, POLIKATA.COM— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang resmi mengumumkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pengumuman ini menjadi informasi penting dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya para orang tua yang bersiap mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah negeri tanpa perlu lagi memusingkan stigma “sekolah favorit” karena kualitas pendidikan yang kini sudah merata di Kota Padang.
“SPMB Kota Padang tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai pada 22 Juni. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlambat mengikuti tahapan yang telah ditetapkan,” ujar Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, Selasa (2/6/2026).
Yopi menjelaskan bahwa proses pendaftaran jenjang SD dilakukan secara langsung di SD Negeri bersangkutan. Dengan mengisi formulir yang diunduh melalui laman resmi SPMB Kota Padang. Jalur yang tersedia untuk SD meliputi jalur domisili, afirmasi (keluarga kurang mampu), dan mutasi (pindah tugas orang tua/anak guru).
“Calon murid hanya dapat memilih satu jalur pendaftaran dengan maksimal dua pilihan sekolah pada jalur domisili, sedangkan jalur afirmasi dan mutasi dapat memilih sekolah tanpa batas wilayah. Seleksi calon murid SD didasarkan pada persyaratan usia sesuai ketentuan yang berlaku”, terangnya.
Sementara untuk jenjang SMP, pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui laman resmi https://psb.diknaspadang.id dengan tambahan jalur prestasi di samping tiga jalur (domisili, afirmasi, mutasi) yang sama dengan jenjang SD.
Terkait jalur prestasi untuk SMP, Disdikbud menegaskan akan melakukan pengawasan ketat. “Prestasi yang digunakan harus benar-benar valid. Baik prestasi akademik maupun nonakademik akan kami kurasi dan verifikasi keabsahannya agar tidak ada sertifikat yang tidak sesuai atau dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Yopi menambahkan.
Ia juga meluruskan pandangan lama di tengah masyarakat mengenai kastanisasi sekolah. “Sebenarnya tidak ada lagi sekolah favorit. Hasil TKA (Tes Kemampuan Akademik) menunjukkan kemampuan siswa di berbagai sekolah cukup beragam dan merata. Yang terpenting adalah memilih jalur sesuai kondisi masing-masing,” katanya.
Pemko Padang sendiri mengaku sangat optimistis proses transisi tahun ajaran baru ini akan berjalan sukses dan minim kendala. Berkaca pada kesuksesan dan transparansi dari pelaksanaan di tahun sebelumnya yang berlangsung tanpa kendala berarti dan tidak menerima laporan permasalahan dari Ombudsman.
“Alhamdulillah pelaksanaan tahun lalu berjalan aman. Masyarakat sudah semakin memahami mekanisme penerimaan murid baru. Mudah-mudahan pada tahun ajaran 2026/2027 ini seluruh proses juga berjalan lancar dan dipahami oleh masyarakat,” terang Yopi Krislova.
Mengenai jadwal pendaftaran akan berlangsung pada 22–24 Juni, dan pengumuman hasil seleksi masing-masing pada 25 Juni untuk SD dan 26 Juni untuk SMP. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlambat mengikuti tahapan yang telah ditetapkan,” ucapnya mengingatkan. (red)











