BeritaDaerahPasaman

Darak Badarak ‘Guncang’ Bali: Dari Pariaman Menuju Panggung Dunia Salesforce 2026

×

Darak Badarak ‘Guncang’ Bali: Dari Pariaman Menuju Panggung Dunia Salesforce 2026

Sebarkan artikel ini
PELEPASAN— Wali Kota Pariaman, Yota Balad, melepas langsung Darak Badarak dalam seremoni bertajuk “Darak Badarak Tour Sumatera Jawa Bali” di halaman Balai Kota Pariaman, Rabu (6/5/2026).

PARIAMAN, POLIKATA.COM— Komunitas seni perkusi kebanggaan Kota Pariaman, Darak Badarak, kembali membuktikan tajinya di level internasional. Grup musik yang dikenal dengan aransemen energinya ini resmi terpilih sebagai pengisi acara dalam ajang bergengsi SF JAPAC Peak Performance Final Night 2026 yang digelar di Pulau Dewata, Bali.

Kehadiran Darak Badarak di ajang ini bukan main-main. Mereka akan tampil di hadapan para pelaku industri raksasa dalam konferensi tahunan Salesforce (SF) yang mencakup wilayah Jepang dan Asia Pasifik.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, melepas langsung rombongan dalam seremoni bertajuk “Darak Badarak Tour Sumatera Jawa Bali” di halaman Balai Kota Pariaman, Rabu (6/5/2026). Dalam sambutannya, Yota Balad tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian putra-putri daerah yang kini semakin dilirik oleh Event Organizer (EO) internasional.

Baca Juga  Warga Dharmasraya Tak Perlu Jauh ke Kabupaten, Layanan Adminduk SIGADINK EMAS-25 Sudah Masuk 40 Nagari

“Pemerintah Kota Pariaman sangat bangga. Ini bukti bahwa kualitas seni kita tidak kalah bersaing. Saya titipkan nama baik Pariaman di pundak adik-adik semua. Promosikan budaya dan keindahan kota kita agar dunia tahu potensi yang kita miliki,” ujar Yota Balad penuh semangat.

Tak lupa, ia mengingatkan para personel untuk tetap menjaga profesionalisme dan rendah hati selama menjalani tur panjang melintasi Sumatera hingga Bali.

Pimpinan Sanggar Darak Badarak, Ribut Anton Sujarwo, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh fasilitas dari Pemerintah Kota. Baginya, keterbukaan Balai Kota sebagai “rumah” bagi seniman menjadi pemantik semangat timnya untuk tampil maksimal.

“Kami ingin membuktikan bahwa Pariaman tidak kalah indah dari Bali. Di sana nanti, kami tidak hanya membawa musik, tapi juga mengenakan pakaian tradisional, membawa atribut Tabuik, hingga suvenir khas Pariaman untuk diperkenalkan kepada peserta mancanegara,” ungkap pria yang akrab disapa Ribut ini.

Baca Juga  Meriahkan Idul Fitri 1447 Hijriah: Pemko Pariaman Siapkan Festival Takbiran Keliling

Ribut juga menargetkan misi besar: meyakinkan para penyelenggara acara internasional bahwa Kota Pariaman sangat layak menjadi tuan rumah untuk event-event berskala global di masa depan.

Perjalanan menuju Bali ini juga menjadi ajang silaturahmi. Selama di perjalanan, Darak Badarak menyatakan kesiapannya untuk singgah dan menghibur komunitas perantau Minang yang ada di jalur Sumatera dan Jawa.

Keberangkatan Darak Badarak kali ini menjadi simbol kebangkitan ekonomi kreatif Pariaman. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas seni lainnya di Sumatera Barat untuk terus berinovasi hingga menembus batas-batas negara. (red)