BeritaDaerahPayakumbuh

Payakumbuh Dorong IKM Logam Produksi Mesin Sampah Organik Mandiri

×

Payakumbuh Dorong IKM Logam Produksi Mesin Sampah Organik Mandiri

Sebarkan artikel ini
TEKNOLOGI TEPAT GUNA- Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin), Pemko mendorong penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan menggelar Workshop Teknologi Tepat Guna (TTG) Produksi Mesin Pengolahan Sampah Organik.

PADANG PANJANG, POLIKATA.COM PAYAKUMBUH – Pemerintah Kota Payakumbuh mengambil langkah taktis dalam menghadapi krisis lahan tempat pembuangan akhir (TPA). Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin), Pemko mendorong penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan menggelar Workshop Teknologi Tepat Guna (TTG) Produksi Mesin Pengolahan Sampah Organik.

Langkah ini diproyeksikan sebagai solusi ganda: memperkuat industri logam sebagai sektor unggulan daerah sekaligus menjawab persoalan lingkungan yang kian mendesak.

“Kami ingin peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu memproduksi mesin pengolahan sampah organik secara mandiri dan menawarkan solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Sekretaris Disnakerperin, Donisa Putra, mewakili Kepala Dinas Yasril di Surau Pandam Teknik, Payobasung, Senin (27/4/2026).

Baca Juga  Tekan Konsumsi Energi, Sekda Rida Ananda Ajak ASN Payakumbuh Budayakan 'Bike to Work'

Donisa menekankan bahwa pengembangan mesin ini sangat strategis mengingat keterbatasan fasilitas pembuangan sampah saat ini. Dengan belum tersedianya TPA yang representatif, penguatan pengelolaan sampah dari sumber melalui konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) menjadi harga mati.

“Dalam jangka pendek, mesin pengolahan sampah organik ini bisa menjadi solusi praktis langsung di tengah masyarakat,” tambahnya.

Libatkan 15 IKM Logam Pemula
Pelatihan yang berlangsung selama lima hari ini diikuti oleh 15 peserta yang merupakan pelaku IKM logam pemula di Kota Payakumbuh. Berbeda dengan seminar biasa, workshop ini menitikberatkan pada metode praktik langsung, mulai dari perancangan hingga perakitan mesin.

Baca Juga  Perang Melawan Kekerasan di Sekolah, Pemko Padang Persenjatai Guru dengan Ilmu Perlindungan Anak

Kepala Bidang Perindustrian, Elya Harmi, menjelaskan bahwa metode praktik dipilih agar terjadi percepatan penguasaan keterampilan teknis.

“Harapan kita, akan lahir pelaku usaha baru di sektor industri logam yang tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga berkontribusi langsung dalam penyelesaian persoalan sampah di Kota Payakumbuh,” kata Elya.

Melalui program ini, Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, berharap kemandirian IKM dalam memproduksi dan memasarkan alat-alat berbasis kebutuhan lokal dapat memperkuat struktur ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan kota.