BeritaPadang

Air Mata Bahagia di Ampang: Penantian Panjang Keluarga Nasrul Berujung Kunci Rumah dari Wali Kota

×

Air Mata Bahagia di Ampang: Penantian Panjang Keluarga Nasrul Berujung Kunci Rumah dari Wali Kota

Sebarkan artikel ini
PERESMIAN RUMAH- Wali Kota Padang Fadly Amran, meresmikan rumah milik Nasrul (47), buruh harian lepas yang siap dibedah Baznas Padang, di Jalan Ampang No. 92, Kelurahan Ampang, Selasa (7/4/2026).

PADANG, POLIKATA.COM – Selasa siang (7/4/2026), udara di Jalan Ampang No. 92, Kelurahan Ampang, terasa berbeda bagi keluarga Nasrul (47). Buruh harian lepas yang terbiasa memeras keringat demi sesuap nasi itu tak mampu menyembunyikan binar matanya saat menatap hunian baru yang kini berdiri kokoh di hadapannya.

Dahulu, rumah adalah tempat berteduh yang penuh rasa cemas. “Dulu kalau hujan lebat, kami sekeluarga tidak bisa tidur. Atap bocor di mana-mana, dan saya cuma bisa peluk anak-anak supaya tidak kedinginan,” kenang Nasrul dengan suara sedikit bergetar.

Kini, bersama istrinya, Widya Junita (37), dan ketiga buah hati mereka, rasa was-was itu sirna. Melalui sentuhan program bedah rumah Baznas Kota Padang, gubuk lama mereka telah bersalin rupa menjadi rumah semi-permanen yang sehat dan nyaman.

Baca Juga  Update Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau: 8 Orang Tewas, Ini Daftar Identitas Korban

Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang hadir langsung untuk meresmikan rumah tersebut pada Selasa (7/4/2026), tampak larut dalam suasana haru. Saat menggunting pita dan menyerahkan kunci secara simbolis, ia menegaskan bahwa ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya memanusiakan warga.

“Kita ingin program ini menghadirkan keberkahan. Bukan hanya dinding yang kuat, tapi ada harapan baru yang tumbuh bagi keluarga Pak Nasrul,” ujar Fadly Amran hangat.

Selain rumah, ia juga menyerahkan paket sembako dan perlengkapan ibadah sebagai bekal awal keluarga tersebut memulai hidup di hunian baru.

Fadly menambahkan, sepanjang tahun ini pemerintah bersama Baznas menargetkan 132 unit rumah untuk diperbaiki—66 unit bedah total dan 66 unit rehabilitasi. Ini adalah langkah nyata untuk memastikan tidak ada lagi warga Padang yang tinggal di hunian tak layak.

Baca Juga  Waspada! 10 Ribu Warga Sumbar Tak Sadar Idap TBC, Mahyeldi Instruksikan Cek Gratis

Ketua Baznas Kota Padang, Yuspardi, menjelaskan bahwa rumah berukuran 6×7,5 meter ini dirancang agar fungsional dengan dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, serta kamar mandi yang layak.

“Tujuannya sederhana namun mendalam: agar mereka bisa hidup lebih sehat, aman, dan lebih bermartabat,” ungkapnya.

Bagi Widya Junita, bantuan ini adalah jawaban dari doa panjang mereka. “Saya tidak pernah menyangka punya dapur bersih dan kamar sendiri untuk anak-anak. Ini benar-benar seperti mimpi yang jadi nyata bagi kami,” tuturnya sambil menyeka sudut mata.

Selasa itu bukan sekadar seremoni pemerintahan; itu adalah hari di mana martabat sebuah keluarga kecil diangkat melalui kepedulian bersama para muzakki. (red)