BeritaPadangSumatera Barat

Bukan Sekadar Jabat Tangan, Fadly Amran Ajak Warga Kelurahan Pisang Bangun Kota Lewat Hati

×

Bukan Sekadar Jabat Tangan, Fadly Amran Ajak Warga Kelurahan Pisang Bangun Kota Lewat Hati

Sebarkan artikel ini
HALAL BIHALAL- Dalam acara halal bihalal 1447 H yang digelar di Masjid Muttaqin, Parak Kaluek, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Sabtu (4/4/2026), Wali Kota Padang Fadly Amran hadir membawa semangat kolaborasi.

PADANG, POLIKATA.COM- Bagi warga Kelurahan Pisang, Sabtu (4/4), adalah momen untuk kembali merapatkan barisan. Dalam acara halal bihalal 1447 H yang digelar di Masjid Muttaqin, Parak Kaluek, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Wali Kota Padang Fadly Amran hadir membawa semangat kolaborasi.

Fadly menekankan bahwa visi besar Kota Padang sebagai kota yang religius dan modern hanya bisa terwujud jika fondasi persaudaraannya kuat. “Kebersamaan adalah kunci,” tegas wako di hadapan tokoh masyarakat dan warga Kecamatan Pauh.

Baca Juga  Andre Rosiade Bagikan Ratusan Paket Sembako di Salimpauang Tanah Datar

Di sela tawa dan tegur sapa warga, Fadly menitipkan harapan besar melalui sembilan Program Unggulan (Progul)—mulai dari Smart Surau, Padang Juara, Padang Rancak, Padang Sigap, Padang Amanah, Sinergi Nagari, Padang Melayani, Jelajah Padang hingga UMKM Naik Kelas. Ia menyadari, mimpi menjadikan Padang kota yang pintar, sehat, dan berbudaya tak bisa ia pikul sendiri.

Ia menyebutkan, seluruh program tersebut dirancang untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan, pendidikan dan budaya.

Baca Juga  Pemko Padang Raih Pengakuan Nasional, Masuk Nomine Kinerja PTSP dan Percepatan Berusaha 2026

“Satu tahun sudah berjalan, kami sangat mengharapkan dukungan penuh dari bapak dan ibu semua,” tambahnya dengan nada rendah hati.

Pertemuan itu ditutup dengan aksi nyata; bantuan sebesar Rp10 juta diserahkan Wako Fadly Amran untuk kemakmuran Masjid Muttaqin, simbol bahwa pembangunan di Padang memang dimulai dari rumah ibadah dan kedekatan antarwarga.(red)