PADANG, POLIKATA.COM- Kebakaran melada minimarket Raifan Mart yang berada di Jalan Gajah Mada No. 2 B C, Kelurahan Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Senin (30/3) pagi.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga karena api terlihat membesar dari dalam bangunan ruko tempat usaha tersebut.
Kabid Ops Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kotq Padang Rinaldi mengatakan, petugas Damkar menerima laporan kejadian sekitar pukul 05.21 WIB. Setelah laporan diterima, petugas segera bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Menurut Rinaldi, jarak antara markas komando Damkar dengan lokasi kejadian sekitar 3,9 kilometer. Petugas akhirnya tiba di lokasi pada pukul 05.28 WIB dan langsung melakukan penanganan di tempat kejadian perkara.
“Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membesar di dalam bangunan minimarket. Tim pemadam segera melakukan penyemprotan air untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi,” katanya.
Proses pemadaman berlangsung cukup cepat. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.57 WIB setelah petugas melakukan pendinginan pada bagian bangunan yang terbakar.
Rinaldi menjelaskan, kebakaran tersebut menghanguskan satu unit minimarket yang berada di dalam ruko dengan luas area terbakar sekitar 150 meter persegi. Bangunan tersebut berada di kawasan pertokoan yang cukup ramai di tepi jalan raya.
Asal Api dari dalam Minimarket
Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama Tosdianto (45), seorang buruh harian lepas.
Ia melihat api sudah membesar dari bagian dalam minimarket dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Damkar Kota Padang.
Objek yang terbakar merupakan ruko seluas 150 meter persegi milik Siska Olivia (44).
Berdasarkan pendataan di lapangan, bagian yang terdampak meliputi tempat penyimpanan makanan beku (frozen food), instalasi listrik, plafon ruko, serta sejumlah barang dagangan.
Kerugian material akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
Rinaldi menjelaskan, dalam proses pemadaman, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan tiga unit armada dengan kekuatan 50 personel. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 05.57 WIB.
“Keberhasilan ini mencegah api merambat ke 10 bangunan di sekitar lokasi dengan potensi area terdampak mencapai 1.000 meter persegi. Total aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar,” ulas Rinaldi.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, dan kondisi di lokasi kini telah kembali kondusif meski sempat menarik perhatian warga. (*)












