BeritaDaerahPadang Panjang

Sepekan Jelang Lebaran, 383 KPM Kota Padang Panjang Terima BSE dan Bantuan Isi Huntara 

×

Sepekan Jelang Lebaran, 383 KPM Kota Padang Panjang Terima BSE dan Bantuan Isi Huntara 

Sebarkan artikel ini
BANTUAN- Sebanyak 383 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Padang Panjang menerima Bantuan Sosial Ekonomi (BSE) serta bantuan isi Huntara dari Kementerian Sosial (Kemensos), setiap penerima memperoleh BSE sebesar Rp5 juta serta bantuan isi huntara Rp3 juta.

PADANG PANJANG, POLIKATA.COM — Pemerintah Kota Padang Panjang menyalurkan Bantuan Sosial Ekonomi (BSE) serta bantuan isi Hunian Sementara (Huntara) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi akhir November 2025 lalu.

Wali Kota Hendri Arnis melalui Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA, Winarno, Kamis (12/3/2026) mengatakan, sebanyak 383 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Padang Panjang menerima bantuan ini sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat terdampak.

Baca Juga  HUT RI dan HJK Padang Panjang Bakal Lebih Meriah, Ini Bocoran Acaranya!

“Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat dan penguat langkah bagi masyarakat terdampak, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah dalam proses pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Melalui Dinas Sosial PPKBPPPA, Pemko juga melakukan pendampingan serta monitoring terhadap penyaluran bantuan stimulan sosial ekonomi bagi korban bencana. Bantuan tersebut disalurkan Kemensos melalui PT Pos Indonesia sebagai upaya membantu pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat agar dapat kembali bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Baca Juga  Sarang Tawon Vespa Teror SDN 36 Rangeh Pessel, Damkar Kambang Turun Tangan Amankan Sekolah

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp3.064.000.000. Setiap penerima memperoleh BSE sebesar Rp5 juta serta bantuan isi huntara sebesar Rp3 juta.

Dari total data penerima, terdapat 12 KPM yang tidak dapat menerima bantuan karena tidak memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat, serta tiga KPM lainnya tercatat telah meninggal dunia.

Dengan adanya bantuan ini diharapkan masyarakat terdampak bencana dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar serta mempercepat proses pemulihan kehidupan mereka. (red)