SOLSEL, POLIKATA.COM—Sang Merah Putih kembali berkibar satu tiang penuh di langit Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Kamis (1/10/2026). Sebelumnya, pada Rabu (30/9/2026), bendera dikibarkan setengah tiang sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang gugur dalam peristiwa G30S.
Momentum pengibaran Merah Putih tersebut mengiringi pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar jajaran Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama TNI dan Polri, Kamis pagi.
Upacara berlangsung sebagai momentum untuk mengenang perjalanan bangsa Indonesia dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.
Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Peringatan tersebut menjadi pengingat bahwa Pancasila merupakan landasan kehidupan berbangsa sekaligus kekuatan dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Nilai-nilai perjuangan para pahlawan juga kembali diingatkan untuk diterapkan dalam kehidupan masa kini. Meski bentuk tantangan yang dihadapi bangsa telah berubah, semangat menjaga Pancasila dan persatuan tetap menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Dr. Syamsurizaldi, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, perwira upacara dijabat AKP Imtihan Isa dari Polres Solok Selatan dan Komandan Upacara Kapt. Inf. Syafruddin yang merupakan Danramil 012 Sangir.
Rangkaian upacara diisi dengan pembacaan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 oleh Budi Krismanto. Sedangkan pembacaan ikrar dilakukan Nova Tri Rahmadani, ASN Kabupaten Solok Selatan.
Doa dibacakan perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan. Suasana upacara turut diiringi musik korps musik SMP 12 Solok Selatan.
Pelaksanaan upacara tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ingatan kolektif terhadap sejarah bangsa sekaligus meneguhkan kembali komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (*)











