Hari Kesaktian Pancasila, Pemko Payakumbuh Tegaskan Persatuan Jadi Fondasi Pembangunan

Editor:

redaksi

Hari Kesaktian Pancasila, Pemko Payakumbuh Tegaskan Persatuan Jadi Fondasi Pembangunan
PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA — Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di halaman Kantor Wali Kota Payakumbuh, Kamis (1/10/2026). Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya persatuan dan kesatuan sebagai fondasi pembangunan daerah. (FOTO: Dok. Diskominfo Payakumbuh)

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Follow

PAYAKUMBUH, POLIKATA.COM — Pemerintah Kota Payakumbuh menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan sebagai fondasi dalam membangun daerah. Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di halaman Kantor Wali Kota Payakumbuh, Kamis (1/10/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan (ormas), serta organisasi kepemudaan.

Enam organisasi secara khusus turut dilibatkan dengan mengirimkan masing-masing 15 personel berseragam. Mereka berasal dari FKPPI, Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, Karang Taruna, KNPI, dan Organisasi Bela Negara.

Elzadaswarman mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak boleh dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut, menurutnya, harus menjadi ruang untuk kembali merefleksikan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, pemerintahan, serta pembangunan daerah.

“Pancasila adalah harga mati bagi bangsa ini. Kita diingatkan kembali bahwa persatuan dan kesatuan adalah kunci utama dalam membangun daerah dan negara. Kita harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, mulai dari sila pertama hingga sila kelima, dalam setiap kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Elzadaswarman.

Ia juga mengingatkan masyarakat, terutama generasi muda, agar menjaga kerukunan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi memecah persatuan.

Menurutnya, semangat gotong royong dan toleransi yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Payakumbuh perlu terus dipelihara sebagai bentuk nyata pengamalan Pancasila.

Baca Juga  Kebakaran Hanguskan 3 Usaha Kuliner di Payakumbuh, Korban Terima Bantuan Darurat

“Kepada generasi muda, jadilah agen-agen perubahan yang membawa semangat persatuan. Jangan biarkan perbedaan menjadi alasan untuk terpecah. Justru dengan perbedaan itu kita bisa saling melengkapi dan membangun Payakumbuh yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Momentum tersebut menjadi bagian dari penguatan komitmen terhadap Pancasila sebagai ideologi negara sekaligus mengenang peristiwa sejarah yang berkaitan dengan upaya mempertahankan ideologi negara.

Kerja Sama Pertanahan

Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemko Payakumbuh dan Kantor Pertanahan Kota Payakumbuh.

PKS tersebut ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda atas nama pemerintah daerah bersama Kepala Kantor Pertanahan Kota Payakumbuh Ikram Abdul Haris.

Kerja sama itu diarahkan untuk memperkuat sinergi dalam bidang pertanahan dan keuangan daerah. Sejumlah sasaran yang hendak dicapai meliputi percepatan pendaftaran tanah, pemeliharaan basis data pertanahan, integrasi data pertanahan dan perpajakan, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Elzadaswarman menyebut kerja sama tersebut sebagai langkah strategis untuk mewujudkan tertib administrasi pertanahan sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah.

“Kerja sama ini sangat penting karena pertanahan adalah salah satu sektor yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Dengan sinergi yang baik antara Pemko Payakumbuh dan Kantor Pertanahan, kita berharap proses pendaftaran tanah menjadi lebih cepat, data menjadi lebih akurat, dan tentunya ini akan berdampak pada peningkatan PAD serta pelayanan yang lebih prima,” paparnya.

Baca Juga  Bolos MPLS Hari Kedua, 6 Pelajar SMA Terjaring Satpol PP Padang di Cengkeh

Pemko Payakumbuh juga menekankan pentingnya integrasi data pertanahan dan perpajakan untuk mengoptimalkan potensi PAD. Integrasi tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi tumpang tindih data sekaligus memastikan potensi penerimaan daerah dapat teridentifikasi dengan lebih baik.

“Integrasi data ini adalah kunci. Jangan sampai ada data yang tumpang tindih atau tidak terpadu. Dengan sistem yang baik, kita bisa memastikan setiap potensi pajak dan retribusi daerah dapat tergali secara maksimal, tentu dengan tetap mengedepankan pelayanan yang mudah dan transparan bagi masyarakat,” tegas Elzadaswarman.

Sertifikat RSUD Adnaan WD Diserahkan

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Kantor Pertanahan Kota Payakumbuh juga menyerahkan sertifikat tanah milik RSUD Adnaan WD Payakumbuh yang proses administrasinya telah rampung.

Sertifikat tersebut diserahkan Kepala Kantor Pertanahan Kota Payakumbuh Ikram Abdul Haris kepada Direktur RSUD Adnaan WD Payakumbuh Efriza Naldi.

Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tertib administrasi aset daerah, sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap tanah yang digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Payakumbuh. (*)