Cari Lokan Berujung Diserang Buaya, Sius Dilarikan ke RSUD Pasaman Barat

Editor:

redaksi

Cari Lokan Berujung Diserang Buaya, Sius Dilarikan ke RSUD Pasaman Barat
JENGUK KORBAN DIGIGIT BUAYA — Bupati Pasaman Barat Yulianto menjenguk Sius, warga Jorong Sikilang, Nagari Sikilang, Kecamatan Sungai Aur, korban serangan buaya yang menjalani perawatan dan operasi di RSUD Pasaman Barat, Senin (28/9/2026). (FOTO: Dok. Diskominfo Pemkab Dharmasraya)

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Follow

PASAMAN BARAT, POLIKATA.COM— Musibah serangan buaya kembali menjadi perhatian di Kabupaten Pasaman Barat. Bupati Pasaman Barat Yulianto menjenguk Sius, warga Jorong Sikilang, Nagari Sikilang, Kecamatan Sungai Aur, yang menjadi korban serangan buaya dan kini menjalani perawatan di RSUD Pasaman Barat, Senin (28/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Yulianto didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Getri Ardenis serta jajaran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasaman Barat.

Bupati menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami Sius. Ia juga mendoakan agar korban segera pulih setelah menjalani perawatan medis dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

“Atas nama pemerintah daerah, kami turut prihatin atas musibah yang menimpa korban. Semoga cepat sembuh,” ujar Yulianto.

Baca Juga  Sentil ASN Pasbar, Bupati Yulianto: Layani Masyarakat, Jangan Sombong Sok Kuasa!

Sius mengalami luka pada bagian kaki akibat serangan tersebut. Kondisinya membutuhkan penanganan medis lebih lanjut hingga korban harus menjalani operasi di RSUD Pasaman Barat.

Berdasarkan keterangan Rosmina, istri korban, serangan buaya terjadi secara tiba-tiba ketika Sius sedang mencari lokan bersama rekannya di kawasan perairan.

Peristiwa tersebut menambah kewaspadaan terhadap aktivitas masyarakat di wilayah sungai, rawa, dan kawasan perairan yang diketahui menjadi habitat buaya.

Yulianto mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar perairan, terutama di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya. Imbauan itu disampaikan menyusul beberapa kejadian serangan buaya yang terjadi di kawasan tersebut.

Baca Juga  Rasyid, Zafran, Kami Menunggumu: Doa Bersama Siswa SDN 06 Kampung Lapai untuk Sahabat yang Hilang di Laut

“Untuk masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan, kami mengimbau agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Jangan mengambil risiko di lokasi yang diketahui menjadi habitat buaya,” imbaunya.

Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi sekitar sebelum melakukan aktivitas di sungai, rawa maupun kawasan perairan lainnya. Langkah kewaspadaan dinilai penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Kunjungan Bupati bersama jajaran Kesra dan Baznas tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap warga yang mengalami musibah, khususnya korban yang membutuhkan penanganan dan pemulihan setelah mengalami serangan satwa liar. (*)